Mata merah disertai belekan dapat menjadi pertanda adanya masalah kesehatan pada mata. Salah satu kondisi yang mungkin menjadi penyebabnya adalah konjungtivitis, yang dapat dialami siapa saja.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Stabil
Konjungtivitis ini memiliki berbagai penyebab, antara lain infeksi virus, bakteri, serta reaksi alergi. Memahami gejala dan perawatan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Apa Itu Konjungtivitis?
Konjungtivitis adalah peradangan yang terjadi pada konjungtiva, lapisan tipis yang melapisi bagian depan mata dan bagian dalam kelopak mata. Penyakit ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi hingga iritasi akibat bahan kimia.
Ada beberapa tipe konjungtivitis, antara lain virus, bakteri, dan alergi. Meskipun gejalanya bisa bervariasi, umumnya ditandai dengan mata merah, rasa gatal, dan pengeluaran cairan yang disebut belekan.
Infeksi virus biasanya menjadi penyebab paling umum dari konjungtivitis, sering muncul bersamaan dengan flu. Sedangkan konjungtivitis bakteri lebih umum terjadi pada anak-anak dan biasanya menular.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Gejala Konjungtivitis
Ciri khas dari konjungtivitis adalah mata yang merah disertai dengan keluarnya cairan, yang umum disebut belekan. Pada konjungtivitis bakteri, belekan ini bisa berwarna kental dan kuning atau hijau.
Selain itu, penderita sering merasakan gatal, rasa terbakar, atau sensasi berpasir pada mata. Dalam beberapa kasus, sensitivitas terhadap cahaya juga dapat meningkat.
Berbeda dengan konjungtivitis virus, gejalanya sering kali disertai dengan gejala flu seperti hidung meler dan demam. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala-gejala ini agar dapat segera berobat dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Perawatan dan Pencegahan
Mengatasi konjungtivitis harus dimulai dari mengetahui penyebabnya. Jika penyebabnya adalah virus, biasanya dokter akan merekomendasikan perawatan simtomatik, termasuk kompres hangat dan penggunaan obat tetes mata.
Sementara itu, bila konjungtivitis disebabkan oleh bakteri, pengobatan antibiotik sering kali dibutuhkan. Penting untuk mengikuti resep dokter untuk mencegah terjadinya komplikasi.
Untuk mencegah terjadinya konjungtivitis, menjaga kebersihan tangan sangatlah penting. Hindari berbagi handuk atau alat kosmetik, serta usahakan tidak mengucek mata, terutama di lingkungan dengan banyak kuman.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: