Kaki bengkak di sore hari sering dianggap sepele, namun bisa jadi pertanda masalah kesehatan yang lebih serius.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Mengenali penyebab medis di balik pembengkakan kaki sangat penting agar kita bisa segera mengambil tindakan yang tepat.
Penyebab Utama Kaki Bengkak
Salah satu penyebab paling umum dari kaki bengkak adalah retensi cairan, atau edema. Edema sering terjadi ketika tubuh menyimpan lebih banyak cairan dari yang seharusnya, biasanya akibat gaya hidup tidak aktif atau pola makan tinggi garam.
Masalah sirkulasi juga dapat memicu pembengkakan. Saat pembuluh darah tidak mampu mengalirkan darah dengan baik, tekanan di dalamnya meningkat dan dapat menyebabkan kaki bengkak, terutama di sore hari.
Lebih serius lagi, penyakit jantung dapat berkontribusi pada masalah ini. Ketika jantung tidak dapat memompa darah secara efisien, penumpukan cairan bisa terjadi di bagian tubuh, termasuk kaki.
Baca juga: Sejarah Baru: Adrian Wibowo Berdarah Campuran Pertama yang Bermain di MLS
Kondisi Medis Lain yang Perlu Diwaspadai
Penderita diabetes harus lebih waspada terhadap kaki bengkak. Kerusakan saraf dan sirkulasi yang mungkin terjadi dapat menjadi indikasi adanya masalah kesehatan lebih serius.
Kondisi gangguan fungsi ginjal juga dapat menyebabkan pembengkakan. Ketika ginjal tidak dapat menyaring cairan dengan baik, penumpukan cairan di tubuh bisa terjadi, dan kaki menjadi salah satu bagian yang terdampak.
Selain itu, penyakit hati seperti sirosis juga berpotensi menyebabkan kaki bengkak. Ketidakmampuan hati dalam memproduksi protein yang cukup dapat berujung pada penumpukan cairan.
Kapan Harus Memeriksakan Diri?
Apabila mengalami pembengkakan kaki yang disertai rasa sakit atau kesulitan bernapas, tersebut merupakan tanda untuk segera mencari bantuan medis. Gejala ini membutuhkan perhatian cepat karena bisa menjadi indikasi adanya kondisi serius.
Jika pembengkakan tidak kunjung reda setelah beberapa hari, atau setelah mencoba perubahan gaya hidup seperti istirahat, itu adalah indikasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Menjaga pola hidup sehat, seperti memperhatikan makanan dan rutin beraktivitas fisik, sangat penting. Kebiasaan buruk dapat memperparah kondisi ini, sehingga perubahan kecil pun bisa memberikan dampak signifikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: