Mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, dilaporkan masih dalam kondisi selamat setelah upaya pembunuhan yang gagal, menurut sumber dari Iran International.
Baca juga: Memahami Self Love: Langkah Awal Menuju Hubungan yang Sehat
Berita ini mengonfirmasi spekulasi seputar kematiannya, dengan informasi menunjukkan bahwa ia tidak terluka dan kini berada di tempat yang aman.
Perkembangan Terbaru Mengenai Ahmadinejad
Informasi terbaru mengenai Ahmadinejad muncul pasca serangan yang menggabungkan kekuatan AS dan Israel yang menargetkan beberapa infrastruktur militer Iran dan kepemimpinan seniornya.
Media Iran melaporkan berita mencakup spekulasi dan kebenaran mengenai keberadaannya. Sumber berita menyatakan bahwa banyak laporan mengklaim Ahmadinejad telah meninggal, namun tidak ada yang dapat memverifikasi klaim tersebut.
Situs berita Anadolu memastikan bahwa Ahmadinejad masih hidup dan tidak terluka, dengan seorang ajudan dekatnya menyampaikan, 'Saya berhubungan dengannya. Semuanya baik-baik saja.'
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Rincian Peristiwa Penembakan Gas Air Mata di Kawasan Tamansari
Rincian Serangan dan Akibatnya
Serangan tersebut dilaporkan mengenai sebuah bangunan yang memiliki keterkaitan dengan keamanan Ahmadinejad. Menurut ajudannya, 'Sebuah bangunan yang terkait dengan pengawal keamanannya terkena serangan.'
Tiga anggota pengawalnya yang berasal dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.
Walaupun demikian, kediaman Ahmadinejad dilaporkan tetap utuh dan tidak terkena dampak serangan, 'Kediamannya sendiri tetap tidak terpengaruh dan tidak menjadi sasaran, berjarak 100 meter dari bangunan itu,' ungkap ajudan.
Sejarah Ahmadinejad di Iran
Mahmoud Ahmadinejad menjabat sebagai Presiden Iran dari tahun 2005 hingga 2013 dan dikenal dengan sejumlah kebijakan yang kontroversial selama masa jabatannya.
Usahanya untuk mencalonkan diri kembali pada tahun 2017 ditolak dengan alasan peraturan konstitusi yang mengatur masa jabatan presiden.
Setelah masa kepresidenan, ia diangkat sebagai anggota Dewan Penentu Kebijakan oleh Pemimpin Agama Ali Khamenei dan sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Teheran dari tahun 2003 hingga 2005.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran Mahasiswa Dijadwalkan pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: