Selasa, 03 MARET 2026 • 18:32 WIB

Serangan Udara Israel di Teheran: Dampak dan Tindak Lanjut Kebijakan Iran

Author

Serangan Udara Israel di Teheran: Dampak dan Tindak Lanjut Kebijakan Iran

Militer Israel telah melancarkan serangan udara di Teheran yang menargetkan kantor kepresidenan dan gedung Dewan Keamanan Nasional. Serangan ini menambah ketegangan yang sudah lama berlangsung antara negara tersebut dan Iran.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat

Dalam serangan yang dilakukan pada Selasa (3/3), Israel mengklaim berhasil melumpuhkan fasilitas penting di pusat pemerintahan Iran, meskipun keberadaan Presiden Iran Masoud Pezeshkian saat itu belum terkonfirmasi.

Detail Serangan Udara

Militer Israel menyatakan bahwa Angkatan Udara mereka berhasil menyerang dan menghancurkan fasilitas di kompleks kepemimpinan rezim Iran. Mereka menjelaskan, 'Angkatan Udara Israel telah menyerang dan melumpuhkan fasilitas di dalam kompleks kepemimpinan rezim teroris Iran di jantung Teheran semalaman.'

Dalam operasi tersebut, Israel mengklaim telah menjatuhkan 'sejumlah besar amunisi' ke kantor presiden dan gedung Dewan Keamanan Nasional Tertinggi. Kondisi di lokasi kejadian masih belum sepenuhnya terkonfirmasi, demikian juga dengan dampak dari serangan ini.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Usai Kalahkan Fritz

Posisi Pimpinan Iran Pasca-Serangan

Masoud Pezeshkian, salah satu petinggi yang selamat dari serangan sebelumnya, kini menghadapi situasi yang tidak menentu. Posisi dan keberadaannya selama serangan terbaru di kompleks kepresidenan masih menjadi misteri yang menimbulkan banyak pertanyaan.

Pemerintah Iran saat ini tengah berupaya mencari pengganti Ayatollah Khamenei yang telah meninggal. Sebagai tindakan cepat, Ayatollah Alireza Arafi telah ditunjuk sebagai pemimpin Dewan Kepemimpinan Sementara, yang akan bekerja untuk menyiapkan kepemimpinan baru di tengah ketidakpastian ini.

Implikasi Serangan dan Respon Internasional

Serangan ini dianggap sebagai langkah signifikan dalam konflik yang berkepanjangan antara Israel dan Iran, mencerminkan ketegangan yang semakin dalam. Militer Israel telah mengambil tindakan dengan memperlihatkan mobilitas dan kekuatan, terutama setelah kematian Khamenei.

Iran, yang terlibat dalam berbagai konflik regional, kini dihadapkan pada tantangan baru dalam upaya mempertahankan stabilitas internal dan menanggapi potensi ancaman dari Israel dan sekutunya. Belum ada reaksi resmi dari komunitas internasional mengenai serangan ini, sehingga muncul pertanyaan mengenai bagaimana negara-negara besar akan berperan dalam meredakan ketegangan di kawasan.

Baca juga: Pecat Anggota Polri Terkait Kematian Ojol, Kompol Cosmas Kaju Gae Jadi Sorotan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU