Selasa, 03 MARET 2026 • 12:12 WIB

Kemenhaj: Proses Kepulangan Jemaah Umrah Berlangsung Tertib

Author

Kemenhaj: Proses Kepulangan Jemaah Umrah Berlangsung Tertib

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Indonesia mengumumkan bahwa proses kepulangan jemaah umrah berjalan lancar dan aman. Sejak 28 Februari hingga 1 Maret 2026, sebanyak 6.047 jemaah telah berhasil kembali ke Tanah Air.

Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menyampaikan bahwa pengawasan ketat terhadap situasi keamanan di Timur Tengah terus dilakukan. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap jemaah pulang dengan tertib dan aman.

Proses Kepulangan Jemaah

Pada tanggal 28 Februari 2026, terdapat 4.200 jemaah umrah yang pulang melalui 12 penerbangan. Pada hari berikutnya, yaitu 1 Maret 2026, tambahan 2.047 jemaah kembali menggunakan 5 penerbangan.

Ichsan Marsha menekankan bahwa pemerintah terus mengawal semua proses kepulangan. Jumlah calon jemaah yang dijadwalkan berangkat sebelum musim haji mencapai 43.363 orang dari 439 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan

Komitmen PPIU dan Keamanan Jemaah

Kemenhaj mengingatkan setiap PPIU untuk melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik, mencakup semua aspek mulai dari pemberangkatan hingga kepulangan jemaah. Tanggung jawab ini dianggap sangat penting agar terlaksana dengan baik dan tidak diabaikan.

Pemerintah juga menghimbau agar komunikasi antara PPIU dan jemaah diperkuat. "Kami mengajak jemaah dan PPIU untuk saling memahami, mengutamakan keselamatan jemaah adalah prioritas utama," ujar Ichsan.

Aspek Perlindungan Jemaah

Pemerintah menegaskan komitmennya dalam melindungi jemaah, menawarkan bantuan bagi mereka yang mengalami kendala di Arab Saudi maupun negara transit. Jemaah yang mengalami masalah diminta untuk menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) atau Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) terdekat.

Ichsan menekankan, "Kami bersama Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi untuk memastikan setiap persoalan jemaah ditangani dengan cepat. Kami berharap seluruh jemaah tetap tenang dan mengikuti arahan resmi yang diberikan."

Baca juga: Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU