Pembalap Indonesia, Mario Aji, resmi meminta maaf setelah gagal menyelesaikan balapan di Grand Prix Thailand yang berlangsung di Chang International Circuit, Buriram.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Kecelakaan yang terjadi pada lap kedua memaksa Aji untuk keluar dari perlombaan dan menghadapi regulasi baru yang melarang kembalinya pembalap ke lintasan setelah terjatuh.
Kecelakaan di GP Thailand
Mario Aji, yang membela Idemitsu Honda Team Asia, memulai balapan dari posisi kesembilan, namun sayangnya terjatuh di lap kedua, membatalkan harapannya untuk meraih hasil maksimal.
Kecelakaan tersebut tidak hanya berdampak pada kinerja Aji, tetapi juga membuatnya harus keluar dari balapan selaras dengan regulasi baru dari FIA, yang melarang pembalap yang terjatuh untuk menyalakan mesin kembali di lintasan.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Bertemu Mahasiswa, Bahas Isu Tunjangan dan Investigasi
Pernyataan Mario Aji
Setelah insiden tersebut, Aji menyatakan rasa tanggung jawabnya melalui akun Instagram, mengungkapkan, "Saat ini tidak ada ‘seandainya’ atau ‘apa mungkin’. Ini sudah terjadi semua…Saya berterima kasih dan meminta maaf kepada tim."
Pernyataan tersebut menunjukkan dedikasi Aji terhadap tim dan upaya untuk menghadapi konsekuensi dari hasil balapan yang kurang memuaskan.
Persiapan untuk Seri Berikutnya
Setelah hasil yang mengecewakan di Thailand, Aji menyatakan komitmennya untuk mempersiapkan diri menghadapi balapan berikutnya, yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Internasional Autodromo, Brasilia.
Balapan ini akan digelar pada 20 hingga 22 Maret mendatang, dan Aji bersemangat untuk kembali berlaga, dengan ucapan, "Terima kasih atas dukungan minggu ini untuk kami berdua! Ingin segera memulai di Brasil."
Baca juga: Manchester United Rekrut Kiper Senne Lammens di Detik Terakhir Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: