Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 14:33 WIB

Konflik Meningkat: Israel Luncurkan Serangan di Iran

Author

Konflik Meningkat: Israel Luncurkan Serangan di Iran

Hari ini, Sabtu (28/2/2026), Israel melaksanakan serangan militer yang mengarah dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menjelaskan bahwa serangan ini bertujuan untuk 'menghilangkan ancaman' bagi keamanan nasional negara tersebut.

Detail Serangan Militer

Dilansir dari Euronews, serangan ini dilakukan di ibu kota Iran dan diumumkan langsung oleh Israel Katz, mempermok ketegangan yang sudah ada di wilayah tersebut.

Beberapa sumber berita melaporkan keterlibatan Amerika Serikat dalam operasi ini, menempatkannya sebagai langkah kolektif untuk mengatasi isu keamanan di Timur Tengah.

Katz selanjutnya menyatakan bahwa pemerintah Israel telah menetapkan 'keadaan darurat khusus dan permanen' sebagai respons terhadap situasi yang kian memanas.

Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji

Kondisi di Teheran

Laporan awal menunjukkan serangan pertama teridentifikasi dekat kantor Ayatollah Khamenei, dengan asap terlihat membumbung dari pusat kota.

Media Iran melaporkan sedikitnya tiga ledakan terdengar di Teheran, menambah suasana tegang di daerah tersebut.

Saat ini, belum ada kejelasan mengenai target spesifik dari serangan ini, menimbulkan pertanyaan mengenai tujuan yang lebih luas dari aksi militer ini.

Konteks dan Implikasi

Serangan ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan, khususnya dengan Amerika Serikat yang mengerahkan armada besar jet tempur dan kapal perang di wilayah tersebut.

Langkah militer ini diyakini sebagai upaya untuk meredakan ketegangan serta mendorong Iran agar mencapai kesepakatan terkait program nuklir mereka.

Dengan latar belakang situasi yang semakin tidak menentu, banyak yang mempertanyakan langkah-langkah yang akan diambil oleh kedua negara ke depan dalam konteks konflik ini.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU