Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 16:10 WIB

Kontroversi Anggaran Mobil Dinas Gubernur Kalimantan Timur: SUV Hybrid Sebesar Rp 8,5 Miliar

Author

Kontroversi Anggaran Mobil Dinas Gubernur Kalimantan Timur: SUV Hybrid Sebesar Rp 8,5 Miliar

Pengadaan mobil dinas baru senilai Rp 8,5 miliar untuk Gubernur Kalimantan Timur menuai sorotan tajam dari publik.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan

Dalam konteks ini, banyak pihak mempertanyakan urgensi dan keefektifan penggunaan anggaran tersebut.

Analisis Anggaran dan Spesifikasi

Gubernur Kalimantan Timur berhak mendapatkan mobil dinas sesuai jenis dan spesifikasi yang telah ditetapkan oleh peraturan.

Mobil dinas baru yang direncanakan adalah SUV hybrid dengan kapasitas mesin 3.000 cc, dan pengeluaran terlihat dipertegas dengan fasilitas yang memenuhi kriteria teknis.

Anggaran sebesar Rp 8,5 miliar diharapkan mencakup kendaraan yang mampu memberikan nilai dan efisiensi jangka panjang, menurut Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Spesifikasi resmi mencatat bahwa kendaraan tersebut adalah SUV hybrid berkapasitas 2.996 cc dengan tenaga gabungan 574 dk dari mesin dan motor listrik.

Kendaraan Dinas Saat Ini dan Kontradiksi

Gubernur saat ini menggunakan Land Rover Defender yang harganya berkisar Rp 3,4 miliar, menimbulkan pertanyaan tentang kebutuhan untuk pengadaan mobil baru.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Tamansari, Bandung: Detail Kejadian dan Tanggapan Kampus

Pertanyaan ini semakin mendalam ketika melihat kendaraan yang masih relatif baru dan mahal, tampak bertentangan dengan pengadaan kendaraan dinas baru.

Terdapat pro dan kontra di kalangan masyarakat mengenai pengeluaran tersebut, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintahan dan kebutuhan fasilitas publik lainnya.

Beberapa suara menilai bahwa pengeluaran ini tidak sebanding dengan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan anggaran.

Spesifikasi dan Kemampuan SUV Hybrid

Model yang diusulkan adalah Range Rover 3.0 Autobiography LWB, yang merupakan SUV elektrifikasi dengan kombinasi tenaga dari mesin petrol dan motor listrik.

Kendaraan ini menawarkan tenaga maksimum hingga 453,7 dk dengan torsi 660 Nm, menjadikannya pilihan solid untuk kebutuhan off-road.

Kemampuan mobil ini untuk menempuh jarak lebih dari 100 kilometer dengan mode listrik sepenuhnya menunjukkan efisiensinya untuk penggunaan sehari-hari.

Sri Wahyuni menekankan pentingnya spesifikasi kendaraan yang tangguh bagi kebutuhan operasional di lapangan, menyatakan, "Operasional di lapangan memang membutuhkan spesifikasi kendaraan yang tangguh."

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran Mahasiswa Dijadwalkan pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU