Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 15:09 WIB

Kemarahan Trump Usai Interupsi Dua Anggota DPR Muslim Dalam Pidato Kenegaraan

Author

Kemarahan Trump Usai Interupsi Dua Anggota DPR Muslim Dalam Pidato Kenegaraan

Presiden AS Donald Trump menunjukkan kemarahan setelah interupsi dari dua anggota DPR Muslim, Ilhan Omar dan Rashida Tlaib, saat pidato kenegaraannya di Kongres.

Baca juga: Memahami Self Love: Langkah Awal Menuju Hubungan yang Sehat

Dalam responsnya di media sosial, Trump mengecam kedua politisi dengan istilah merendahkan dan menyerukan agar mereka 'kembali ke tempat asal mereka'.

Pengucapan Kontroversial Trump

Di platform Truth Social, Trump menyebut Ilhan Omar dan Rashida Tlaib sebagai 'ber-IQ rendah' dan menilai mereka harus dirawat di rumah sakit jiwa.

Ia menegaskan, "Ketika orang dapat berperilaku seperti itu, dan mengetahui bahwa mereka adalah Politisi yang Curang dan Korup, sangat buruk bagi Negara kita."

Trump menambahkan bahwa keberadaan mereka berpotensi merusak negara, menyatakan, "Mereka tidak dapat melakukan apa pun untuk membantunya."

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Tindakan Tlaib dan Omar

Selama acara pidato Trump, Omar dan Tlaib berteriak, "Anda telah membunuh warga Amerika!" sebagai bentuk protes atas kebijakan imigrasi yang diusulkan.

Ilhan Omar, yang asalnya dari Somalia, telah menjadi warga negara AS selama hampir 30 tahun, sementara Rashida Tlaib lahir di Detroit, Michigan, dari keluarga Palestina.

Meskipun Trump mengusulkan deportasi, baik Omar maupun Tlaib tidak dapat dideportasi karena status kewarganegaraan mereka.

Kritikan Terhadap Robert De Niro

Dalam pidatonya, Trump juga menargetkan aktor Robert De Niro yang mengkritik kebijakan pemerintahan di acara Partai Demokrat, "State of the Swamp."

Ia mengatakan bahwa Omar dan Tlaib seharusnya 'naik perahu bersama Robert De Niro yang gila, orang sakit jiwa dan pikun lainnya.'

Trump menuduh De Niro, serta individu yang mengkritiknya, tidak tahu apa yang mereka bicarakan dan mencatat bahwa beberapa dari mereka adalah 'sangat KRIMINAL!'.

Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU