Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 10:26 WIB

LPDP Minta Maaf Setelah Kontroversi Pernyataan Alumni Beasiswa

Author

LPDP Minta Maaf Setelah Kontroversi Pernyataan Alumni Beasiswa

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Sudarto, mengeluarkan permohonan maaf setelah pernyataan Dwi Sasetyaningtyas viral di media sosial.

Baca juga: Pecat Anggota Polri Terkait Kematian Ojol, Kompol Cosmas Kaju Gae Jadi Sorotan

Pernyataan tersebut dianggap merendahkan martabat Indonesia dan menimbulkan kritik luas dari publik.

Pernyataan yang Memicu Kontroversi

Dwi Sasetyaningtyas membuat pernyataan 'cukup saya WNI, anak jangan' yang langsung mendapatkan reaksi negatif dari banyak kalangan.

Sudarto menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh alumni LPDP, menyoroti perlunya menjaga etika.

Ia menyampaikan, "Kami atas nama LPDP dan alumni mengucapkan permohonan maaf atas yang seharusnya (video viral) tidak perlu dan kita sangat menyesalkan."

Baca juga: Manchester United Rekrut Kiper Senne Lammens di Detik Terakhir Bursa Transfer

Tanggung Jawab Alumni LPDP

Sudarto juga mencatat bahwa alumni manapun yang menerima beasiswa harus ingat akan tanggung jawab moral mereka terhadap masyarakat.

"Jangan lupa ya lu pakai duit pajak. Ingat itu. Lu pakai duit pajak," ujarnya, menekankan pentingnya kontribusi positif kepada bangsa.

Ia percaya banyak alumni yang telah berkontribusi baik, namun kejadian ini seharusnya menjadi refleksi bagi semuanya untuk menjaga integritas.

Proses Pemeriksaan Alumni yang Melanggar

Selain mempermasalahkan kasus Dwi, LPDP juga melaporkan bahwa setidaknya ada 36 penerima beasiswa yang belum memenuhi kewajiban pengabdian mereka.

Sudarto menyatakan bahwa saat ini mereka sedang dalam proses pemeriksaan intensif, melibatkan lebih dari 600 alumni yang diverifikasi.

Sanksi tegas akan diterapkan, termasuk pengembalian dana pendidikan dan pemblokiran akses ke program LPDP bagi yang melanggar.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Rincian Peristiwa Penembakan Gas Air Mata di Kawasan Tamansari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU