Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 17:13 WIB

Pengumuman 14 Kandidat Ketua Umum PBNU Jelang Muktamar Ke-35

Author

Pengumuman 14 Kandidat Ketua Umum PBNU Jelang Muktamar Ke-35

Institut Nahdliyin Nusantara (Insantara) telah merilis daftar 14 kandidat calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk Muktamar ke-35 yang akan datang.

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana

Proses pemilihan ini melibatkan berbagai kriteria seperti tingkat popularitas dan rekam jejak kandidat, serta hasil wawancara mendalam dengan pengurus dan warga NU.

Profil Kandidat Calon Ketua Umum

Wildan Efendy, peneliti dari Insantara, menjelaskan pembagian 14 kandidat ke dalam empat klaster berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.

Klaster pertama terdiri dari internal PBNU yang mencakup kandidat petahana, Yahya Cholil Staquf, serta Mohammad Nuh, Syaifullah Yusuf, dan Zulfa Mustofa.

Klaster kedua melibatkan tokoh dari PWNU dengan nama-nama seperti Abdul Ghaffar Razin, Abdul Hakim Mahfudz, dan Juhadi Muhammad.

Sementara itu, klaster tokoh NU dan pesantren diisi oleh Imam Jazuli, Abdussalam Shohib, Yusuf Chudlori, dan Marzuqi Mustamar, sedangkan untuk klaster tokoh politik dan pemerintahan terdapat Cak Imin, Nusron Wahid, dan Nasaruddin Umar.

Desakan Transisi Kepemimpinan

Desakan untuk pemilihan Ketua Umum PBNU yang baru datang dari pengurus wilayah dan cabang sangat kuat.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH

Wildan menekankan bahwa 'desakan transisi kepemimpinan PBNU yang sangat kuat dari PWNU, PCNU, dan aspirasi warga NU' menjadi indikator keinginan untuk lahirnya nakhoda baru di PBNU.

Semakin dekatnya momen pemilihan menunjukkan perlunya perubahan kepemimpinan yang dapat merevitalisasi organisasi.

Dukungan serta aspirasi warga NU menjadi bagian penting dalam menentukan arah organisasi ke depan.

Jadwal Muktamar ke-35 NU

PBNU sebelumnya telah menyepakati bahwa Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada Juli atau Agustus 2026.

Persiapan dan pengaturan terkait pemilihan Ketua Umum diharapkan dapat dilakukan dengan baik.

Penentuan jadwal ini menunjukkan keseriusan PBNU dalam mempersiapkan transisi kepemimpinan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi organisasi.

Organisasi berupaya untuk mengantisipasi setiap aspek demi kelancaran Muktamar mendatang.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Rincian Peristiwa Penembakan Gas Air Mata di Kawasan Tamansari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU