Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 14:39 WIB

Kematian El Mencho: Dampak Besar bagi Keamanan di Meksiko

Author

Kematian El Mencho: Dampak Besar bagi Keamanan di Meksiko

Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai El Mencho, tewas dalam operasi yang dilakukan oleh pasukan khusus Meksiko pada 22 Februari 2026.

Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan

Kematian pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG) ini memicu peningkatan kekerasan di Meksiko, dengan reaksi cepat dari anggota kartel yang berusaha menunjukkan loyalitas.

Asal Usul dan Karir El Mencho

El Mencho lahir di Aguililla, Michoacan, Meksiko, dimana ia menghabiskan masa kecil yang sederhana sebelum terlibat dalam dunia kriminal.

Setelah bermigrasi ke Amerika Serikat pada 1980-an, ia terlibat dalam berbagai aktivitas ilegal, termasuk perdagangan narkotika, dan dijatuhi hukuman penjara selama hampir tiga tahun pada tahun 1994.

Setelah dideportasi ke Meksiko, El Mencho bergabung dengan Kartel Milenio dan berperan aktif dalam pembentukan Jalisco New Generation Cartel (CJNG) pada tahun 2007.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Dominasi CJNG dan Taktik Kekerasan

CJNG dikenal karena aksi-aksi kekerasan ekstrem dan penggunaan senjata canggih dalam operasi mereka.

Pakar keamanan, Eduardo Guerrero, menyatakan bahwa CJNG merupakan ancaman serius bagi keamanan nasional, mengingat sumber daya keuangan dan persenjataan yang dimiliki kartel ini.

Badan Pemberantasan Narkoba Amerika Serikat (DEA) menilai CJNG setara dengan Kartel Sinaloa, dengan jangkauan yang luas ke seluruh negara bagian di AS.

Kekacauan Pasca Kematian El Mencho

Kematian El Mencho ini dinilai sebagai kemenangan untuk pemerintah Meksiko dan Amerika Serikat, dengan harapan dapat mengurangi potensi aksi militer sepihak dari AS.

Namun, kematiannya justru memicu serangkaian kekerasan dan kekacauan di Meksiko, dengan loyalis kartel melakukan blokade yang melibatkan delapan negara bagian.

Warga, termasuk yang berada di kawasan wisata seperti Puerto Vallarta, mencari perlindungan dari peningkatan kekerasan yang disebabkan oleh konflik internal dalam kartel.

Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU