Kamis, 19 FEBRUARI 2026 • 13:44 WIB

Tahlilan Warga di Depan Kediaman Jokowi: Ekspresi Solidaritas dan Dukungan

Author

Tahlilan Warga di Depan Kediaman Jokowi: Ekspresi Solidaritas dan Dukungan

Video tahlilan yang dilakukan oleh warga di depan rumah Presiden Joko Widodo di Solo baru-baru ini menjadi viral di media sosial.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH

Peristiwa ini, berlangsung pada 18 Januari 2026, dikenali sebagai bentuk dukungan warga terhadap presiden.

Tahlilan sebagai Bentuk Dukungan

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sekelompok warga duduk bersila sambil melantunkan doa di depan kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Ini merupakan salah satu cara masyarakat mengekspresikan harapan agar pemimpin mereka diberikan kesehatan dan kemampuan untuk mengatasi berbagai tantangan.

Dalam video tersebut, salah satu perempuan mengungkapkan kerinduan dan harapan, "Semoga dia panjang umur, diberkahi kehidupannya dan kita semua warga Banyumas mendukung dengan sepenuhnya." Pernyataan ini menunjukkan betapa besar harapan masyarakat terhadap janji-janji kepemimpinan Jokowi.

Kegiatan ini menjadi simbol solidaritas masyarakat, yang terlihat dari pernyataan yang muncul di antara mereka. Kegiatan doa bersama ini tidak hanya sekadar ritual, tetapi menjadi bagian dari interaksi sosial yang menyatukan masyarakat untuk mendoakan pemimpin mereka.

Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Ditegaskan

Pernyataan Resmi dari Ajudan Presiden

AKBP Syarif Fitriansyah, ajudan Presiden, mengonfirmasi bahwa tahlilan tersebut tidak mengganggu agenda Presiden. Pada hari yang sama, Presiden Jokowi memiliki jadwal penting di Jakarta.

"Ya betul (tahlilan). Pada saat tanggal 18 Januari 2026 itu, kita sambut dan terima surat maupun kehadirannya," jelas Syarif saat diwawancarai oleh media.

Meskipun harus terbang pagi untuk menghadiri agenda lain, Presiden Jokowi tetap menghargai kehadiran dan dukungan warganya. Hal ini menunjukkan bagaimana kepemimpinan Jokowi yang terbuka terhadap masyarakat, meskipun dalam kesibukan.

Makna Tahlilan bagi Komunitas

Bagi warga, kunjungan ke rumah Presiden menjadi wujud penghormatan dan solidaritas. Syarif menjelaskan bahwa Presiden sama sekali tidak merasa terganggu dengan kedatangan warga.

"Bapak sama sekali tidak merasa terganggu," ungkap Syarif, menekankan bahwa Jokowi menerima kedatangan mereka dengan baik. Sikap ini mencerminkan nada positif dari interaksi antara pemimpin dan rakyat.

Seorang perwakilan warga dalam video tersebut menambahkan, "Kami dari kalangan santri tentunya berbekal pada apa yang kami yakini, barang siapa yang tidak bisa berterima kasih kepada sesama, dia nggak mungkin bisa bersyukur kepada Tuhannya." Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya rasa syukur dan komunitas dalam kehidupan beragama.

Baca juga: Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU