Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 11:53 WIB

Real Madrid Deklarasikan Dukungan Penuh kepada Vinicius Jr Terkait Insiden Rasisme

Author

Real Madrid Deklarasikan Dukungan Penuh kepada Vinicius Jr Terkait Insiden Rasisme

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyampaikan kesedihannya atas insiden rasisme yang baru saja menimpa Vinicius Jr dalam pertandingan melawan Benfica di Liga Champions.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Tamansari, Bandung: Detail Kejadian dan Tanggapan Kampus

Sikap diskriminatif tersebut muncul setelah Vinicius mencetak gol, dan Arbeloa menegaskan bahwa klub akan selalu berdiri di sampingnya dalam situasi sulit ini.

Insiden Rasisme di Pertandingan

Pertandingan Liga Champions antara Real Madrid dan Benfica yang berlangsung pada Rabu (18/2/2026) di Estadio da Luz, diliputi insiden rasisme. Vinicius Jr menjadi sasaran ejekan rasial setelah berhasil mencetak gol tunggal kemenangan bagi timnya.

Setelah mencetak gol yang menawan, Vinicius mengalami provokasi dari pemain Benfica, Gianluca Prestianni, yang dituduh mengejeknya dengan ungkapan berbau rasis. Ketidakpuasan ini membuat Vinicius melapor kepada wasit dan menyatakan keinginannya untuk tidak melanjutkan permainan akibat tindakan diskriminatif tersebut.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran Mahasiswa Dijadwalkan pada 2 September 2025

Respon Wasit dan Penanganan Insiden

Wasit pertandingan segera merespons dengan mengaktifkan protokol anti rasisme, memberikan sinyal huruf X kepada ofisial sebagai pengakuan atas tindakan diskriminatif yang terjadi. Perlakuan ini menyebabkan pertandingan dihentikan sementara untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Meskipun insiden ini menimbulkan kericuhan di bangku cadangan kedua tim, situasi perlahan bisa dikelola dan pertandingan dapat dilanjutkan setelah penundaan selama 10 menit, di mana Vinicius akhirnya memutuskan untuk kembali ke lapangan.

Dukungan dari Pelatih dan Tim

Alvaro Arbeloa menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi Vinicius dengan secara terbuka menyatakan kesedihan atas insiden yang terjadi. Ia mencatat bahwa kejadian ini bukanlah yang pertama kalinya bagi Vinicius menghadapi ejekan yang merendahkan akibat warna kulitnya.

"Yang menyedihkan adalah ini bukan pertama kalinya. Dia bukan hanya pemain yang spektakuler tetapi juga orang yang hebat dan pemuda yang luar biasa yang dicintai oleh semua orang," ungkap Arbeloa dalam pernyataan resmi klub.

Arbeloa juga menegaskan bahwa Real Madrid akan terus mendukung Vinicius di tengah tantangan semacam ini. "Dia selalu menjadi pejuang, dan dia akan terus menjadi pejuang. Kami akan selalu berada di sisinya," tambahnya, memperlihatkan komitmen tim dalam memerangi rasisme.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU