Perayaan Imlek, atau Tahun Baru Cina, memberikan nuansa dan makna mendalam bagi banyak orang. Selain dengan perayaan yang meriah, ada beberapa pantangan yang diyakini harus dihindari.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Usai Kalahkan Fritz
Pantangan ini bukan sekadar adat, melainkan bagian integral dari budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Mari kita jelajahi beberapa pantangan yang masih dipegang teguh hingga saat ini.
Larangan Memotong Rambut
Salah satu tradisi yang dikenal luas di kalangan masyarakat Tionghoa adalah larangan untuk memotong rambut selama perayaan Imlek. Keyakinan ini berdampak pada pilihan banyak orang untuk tidak mengunjungi salon hingga hari ke-15 setelah Imlek.
Memotong rambut pada waktu ini dianggap akan membawa sial sepanjang tahun. Untuk menjaga keberuntungan dan keharmonisan, banyak yang memutuskan untuk menahan diri.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan, Menjamin Transparansi Anggaran
Hindari Kegiatan Bersih-Bersih
Kegiatan bersih-bersih rumah menjadi hal biasa yang dilakukan menjelang Imlek, namun pada hari pertama perayaan, hal ini sebaiknya dihindari. Dikenal luas di masyarakat, membersihkan rumah di hari pertama diyakini akan menghapus rezeki.
Umumnya, orang-orang mengakhiri kegiatan bersih-bersih sebelum malam tahun baru dan menghindari memindahkan barang atau menyapu lantai pada hari itu.
Tidak Membeli Barang Baru
Pada perayaan Imlek, ada kepercayaan bahwa membeli barang baru pada hari pertama dapat membawa kesialan. Oleh karena itu, banyak orang lebih memilih menunggu beberapa hari sebelum melakukan pembelian barang baru.
Tradisi ini berakar dari keyakinan bahwa barang baru dapat menandakan pertanda buruk jika dibeli pada saat perayaan Imlek.
Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: