Minggu, 15 FEBRUARI 2026 • 12:15 WIB

Pramono Anung: Manfaatkan KJP Secara Bijak Menjelang Ramadan

Author

Pramono Anung: Manfaatkan KJP Secara Bijak Menjelang Ramadan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa penerima manfaat Kartu Jakarta Pintar (KJP) dilarang untuk menggadaikan kartu menjelang bulan Ramadan. Ia mengingatkan bahwa bantuan pendidikan ini seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat

Dalam deklarasinya, Pramono menekankan pentingnya fungsi KJP sebagai alat untuk memperbaiki kehidupan masyarakat dari lapisan bawah. Program ini dirancang bukan hanya sebagai biaya pendidikan, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Komitmen Pemprov DKI Jakarta Terhadap KJP

Pramono Anung mengingatkan bahwa KJP bukan sekadar bantuan biaya sekolah, melainkan sebuah alat untuk memperbaiki kehidupan masyarakat. Ia menyatakan, 'KJP untuk tidak digadaikan,' yang menegaskan pentingnya fungsi bantuan ini dalam meningkatkan kesejahteraan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memastikan bahwa KJP dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Upaya ini diharapkan dapat memaksimalkan dampak positif dari program bantuan pada masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti

Peran KJP dalam Meningkatkan Kesejahteraan

Pramono juga menyoroti program bantuan sosial pendidikan lainnya, seperti Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dan pemutihan ijazah, yang turut berkontribusi pada perbaikan indikator kesejahteraan di Jakarta. Ia menyatakan, 'Hasil BPS, semua indikator kita berkaitan dengan kemiskinan, stunting, dan sebagainya mengalami perbaikan.'

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tren perbaikan dalam tingkat kemiskinan dan stunting di Jakarta. Perbaikan ini dianggap berkorelasi positif dengan program bantuan, termasuk KJP, yang berfokus pada pendidikan.

Relevansi KJP Menjelang Bulan Ramadan

Dengan datangnya bulan Ramadan, Pramono Anung menekankan pentingnya pengelolaan bantuan pendidikan secara bijak dan bertanggung jawab. Ia menyampaikan agar masyarakat tidak menggunakan KJP untuk tujuan yang tidak sesuai, seperti menggadaikannya.

KJP diharapkan menjadi pemicu bagi penerima manfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan hidup mereka. Penggunaan yang sesuai dari KJP diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat yang kurang mampu.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU