Minggu, 15 FEBRUARI 2026 • 08:50 WIB

Ketegangan Meningkat: Spalletti Bereaksi Setelah Kekalahan Dramatis Juventus di San Siro

Author

Ketegangan Meningkat: Spalletti Bereaksi Setelah Kekalahan Dramatis Juventus di San Siro

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menunjukkan kepanikan dan kemarahan setelah timnya kalah 3-2 dari Inter Milan di Stadion San Siro, pada Minggu dini hari WIB. Protes keras dilontarkan Spalletti dan manajernya, Damien Comolli, terhadap keputusan kontroversial wasit Federico La Penna.

Baca juga: Memahami Self Love: Langkah Awal Menuju Hubungan yang Sehat

Pertandingan ini berlangsung dalam suasana tegang dan diwarnai dengan insiden kartu merah yang diterima Pierre Kalulu pada menit ke-42. Keputusan tersebut berujung pada kerugian strategis bagi Juventus yang sebelumnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Andrea Cambiaso.

Insiden Kartu Merah Pierre Kalulu

Di pertandingan pekan ke-25 Serie A, kartu merah yang diterima oleh Pierre Kalulu menjadi sorotan utama. Kalulu mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-42 setelah dianggap melakukan pelanggaran terhadap Alessandro Bastoni.

Rekaman menunjukkan dugaan diving dari Bastoni meski ada sedikit sentuhan di antara mereka. Keputusan ini mengubah momentum, terutama setelah Juventus baru saja menyamakan skor berkat gol bunuh diri Inter pada menit ke-17.

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana

Reaksi Luciano Spalletti dan Damien Comolli

Setelah peluit akhir, Spalletti tidak dapat menahan kemarahannya dan langsung menghampiri wasit untuk menyampaikan keberatan. Dalam video yang beredar, terlihat ekspresi frustrasi Spalletti saat memasuki lorong menuju ruang ganti.

Damien Comolli, yang berusaha meredakan ketegangan, terlihat menarik Spalletti agar tidak berlarut dalam emosi di tengah situasi yang semakin memanas. Usahanya menunjukkan pentingnya kontrol dalam situasi penuh tekanan seperti itu.

Tanggapan dari Mantan Wasit Graziano Cesari

Mantan wasit, Graziano Cesari, memberikan pandangannya terkait keputusan yang diambil La Penna. Ia menyebut bahwa memberikan kartu merah kepada Kalulu adalah kesalahan fatal dan tidak ada kontak signifikan yang terjadi antara kedua pemain.

Kesalahan tersebut dinilai sebagai blunder yang seharusnya dapat dihindari oleh wasit, dengan posisi yang memungkinkan untuk melihat peristiwa dengan jelas. 'Ini adalah kesalahan yang pantas mendapatkan kartu kuning. Kartu kuning kedua tidak ada. Tidak ada kontak antara Bastoni dan Kalulu,' ujarnya.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Temui Pimpinan Serikat Pekerja: Diskusi Aksi Buruh dan RUU Perampasan Aset

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU