Minggu, 15 FEBRUARI 2026 • 08:05 WIB

Tradisi Angpao dan Maknanya di Tahun Baru Imlek

Author

Tradisi Angpao dan Maknanya di Tahun Baru Imlek

Angpao, sebuah tradisi yang sangat dinanti saat perayaan Tahun Baru Imlek, dipercaya membawa keberuntungan di tahun yang baru. Praktik memberikan angpao bukan hanya sekadar memberi uang, melainkan juga simbol harapan dan saling berbagi antarkeluarga dan teman.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat

Tradisi ini telah berakar kuat di budaya Tionghoa, termasuk di Indonesia, dan mengalami berbagai adaptasi seiring berjalannya waktu. Dalam artikel ini, kita akan menelusuri sejarah, makna, dan praktik modern angpao dalam masyarakat kita.

Sejarah Angpao

Tradisi angpao dapat ditelusuri kembali ke zaman kuno di Tiongkok, dimana angpao pertama kali diberikan untuk melindungi keluarga dari bahaya. Ini dilakukan melalui simbol cinta yang diberikan kepada orang yang telah meninggal.

Seiring waktu, fungsi angpao berkembang sebagai simbol keberuntungan dan berkah pada saat perayaan Tahun Baru Imlek. Masyarakat Tionghoa di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, mengadopsi tradisi ini dengan cara yang unique.

Di Indonesia, tradisi pemberian angpao tidak hanya dilakukan oleh orang yang lebih tua kepada yang lebih muda, tetapi juga antar teman dan kolega, yang mencerminkan budaya saling menghormati dan berbagi.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran Mahasiswa Dijadwalkan pada 2 September 2025

Makna Di Balik Angpao

Angpao biasanya diberikan sebagai tanda doa dan harapan untuk rezeki di tahun mendatang. Uang di dalam angpao sebaiknya berupa angka genap, dianggap lebih membawa keberuntungan.

Banyak orang menuliskan kata-kata penuh harapan saat menyerahkan angpao. Misalnya, 'Semoga tahun ini penuh kebahagiaan dan kesuksesan.' Ini menunjukkan bahwa angpao lebih dari sekadar uang, tetapi juga mengandung doa.

Warna dan bentuk amplop angpao memiliki makna khusus; amplop merah melambangkan kebahagiaan, sementara desain ceria mendukung suasana perayaan.

Praktik Angpao dalam Masyarakat Modern

Di era modern, praktik tradisi angpao mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Beberapa orang kini memilih memberikan angpao secara online, mengubah cara penyampaian tetapi tidak mengubah maknanya.

Penggunaan aplikasi pembayaran digital di kalangan generasi muda semakin umum, sehingga angpao bisa diberikan dalam bentuk transfer saldo. Meskipun cara ini berbeda, nilai dari angpao tetap diharapkan.

Ini menggambarkan bahwa walaupun tradisi bertransformasi, esensi berbagi dan mendoakan tetap menjadi inti dari tradisi angpao di Tahun Baru Imlek.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Risiko, dan Tips Keamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU