Bahar bin Smith mengeluarkan pernyataan maaf resmi terkait insiden penganiayaan terhadap anggota Banser, Rida, yang terjadi di Cipondoh, Tangerang. Ia menyebutkan bahwa peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih menghargai nilai-nilai persatuan.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan
Pernyataan tersebut disampaikan melalui rekaman video yang diterima media pada Rabu, 11 Februari 2026, di mana Bahar didampingi beberapa rekannya saat menyampaikan rasa penyesalan atas kejadian yang menimpa Rida.
Pernyataan Maaf Bahar Smith
Dalam video tersebut, Bahar Smith meminta maaf kepada korban penganiayaan serta keluarga besar GP Ansor. Ia mengungkapkan, "Saudara-saudaraku, sebagaimana kita ketahui dengan adanya kejadian beberapa waktu yang lalu, saya bersama dengan Haji Arif, Haji Edi dan Pak Dwi, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang menimpa kepada saudara kita Pak Rida."
Permohonan maaf Bahar ditujukan bukan hanya kepada Rida, tetapi juga kepada organisasi tempat Rida bernaung. Ia menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dalam hubungan antar sesama umat beragama.
Bahar menambahkan, "Kejadian ini menjadi pelajaran untuk kita semua untuk bersama-sama menjaga ukhuwah Islamiyah." Sebuah harapan agar semua pihak dapat saling mendukung dalam menjaga persatuan dan kesatuan.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Stabil
Konteks Kasus Penganiayaan
Kasus penganiayaan yang melibatkan Bahar bin Smith ini terjadi pada bulan September 2025 di sebuah acara Maulid Nabi yang berlangsung di Cipondoh. Polres Metro Tangerang Kota telah menetapkan Bahar sebagai tersangka dalam kasus tersebut, bersama tiga orang lainnya.
Penetapan tersangka ini menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani masalah penganiayaan. Kepolisian menyatakan bahwa mereka akan terus melakukan investigasi untuk memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat dalam kasus ini.
Harapan untuk Persatuan Umat
Di akhir pernyataannya, Bahar juga mengungkapkan harapannya agar semua pihak menjaga nilai-nilai Islam dan persatuan bangsa. Ia berdoa, "Semoga ke depan kita semua semakin dilekatkan dalam ikatan persaudaraan dalam keislaman, keimanan, dan kebangsaan yang selalu menjunjung nilai-nilai ukhuwah Islamiyah."
Bahar menyampaikan doa keberkahan menjelang bulan Ramadan, berharap agar amal ibadah diterima dan seluruh umat berada dalam keadaan suci serta diampuni dosanya.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat akan pentingnya sikap saling menghormati dan menjaga harmoni di tengah keberagaman di Indonesia.
Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: