Di era digital saat ini, penggunaan gadget tidak dapat dipisahkan dari aktivitas sehari-hari, dan hal ini berkontribusi pada masalah kesehatan mata, seperti ketegangan mata.
Baca juga: Sejarah Baru: Adrian Wibowo Berdarah Campuran Pertama yang Bermain di MLS
Ketegangan mata menjadi isu umum, terutama bagi mereka yang menghabiskan waktu lama di depan layar tanpa memberikan istirahat yang cukup.
Perbedaan antara Ketegangan dan Kelelahan Mata
Ketegangan mata dan kelelahan mata meskipun terlihat mirip, ternyata memiliki perbedaan yang signifikan. Kelelahan mata biasanya disertai gejala ringan seperti rasa pedas, keinginan untuk mengedip, dan penglihatan yang kabur, yang umumnya dapat membaik setelah istirahat.
Di sisi lain, ketegangan mata dapat memicu gejala yang lebih serius, seperti sakit kepala, kaku di otot leher dan bahu, serta tekanan diarea mata.
"Mata lelah hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, sedangkan mata tegang dapat menyebabkan sakit kepala dengan intensitas bervariasi, tergantung penyebabnya," ungkap Dr. Sophia Pujiastuti, SpM(K), MM, pendiri SILC Lasik Center.
Baca juga: Tips Menciptakan Kamar Kecil yang Cozy dan Nyaman
Penyebab Ketegangan Mata
Dr. Sophia mengidentifikasi sejumlah penyebab yang umum terkait ketegangan mata. Salah satu penyebabnya adalah kelainan refraksi; jika seseorang memiliki masalah seperti miopia, hipermetropia, atau astigmatisma dan tidak menggunakan kacamata, mata dipaksa bekerja lebih keras.
Selain itu, digital eye strain adalah kondisi yang muncul akibat lamanya waktu yang dihabiskan untuk menatap layar gadget atau komputer. Praktik yang disarankan adalah menerapkan prinsip 20-20-20, yaitu mengalihkan pandangan sejauh 20 kaki selama 20 detik untuk setiap 20 menit bekerja.
Aktivitas seperti menjahit atau membaca detail kecil tanpa jeda dapat memicu ketegangan, terlebih lagi jika postur tubuh tidak mendukung. Pencahayaan yang buruk saat beraktivitas juga akan menambah beban pada mata.
Cara Menjaga Kesehatan Mata
Untuk mengatasi ketegangan mata, penting untuk terlebih dahulu mengenali penyebabnya dan menerapkan langkah pencegahan. Pemeriksaan mata rutin sangat dianjurkan untuk mengetahui kebutuhan koreksi dan mendeteksi masalah kesehatan lainnya.
Sederhana namun efektif, menjaga kebiasaan baik seperti menggunakan pencahayaan yang memadai dan menjaga jarak pandang yang sesuai saat menggunakan gadget akan membantu menjaga kenyamanan mata meskipun dengan aktivitas yang padat.
Menerapkan teknik relaksasi mata juga bisa menjadi solusi, misalnya dengan melakukan pemijatan ringan di sekitar area mata atau melakukan latihan pernapasan.
Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: