Raja Charles III mengeluarkan pernyataan resmi yang menyoroti posisi Istana Buckingham terkait Pangeran Andrew dan penyelidikan yang dilakukan oleh Kepolisian Thames Valley. Pernyataan ini muncul di tengah dugaan keterlibatan Andrew dengan mendiang Jeffrey Epstein.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Istana Buckingham menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum menyusul laporan terkait pengungkapan informasi rahasia oleh Andrew kepada Epstein.
Penyelidikan yang Mengguncang Publik
Penyelidikan oleh Kepolisian Thames Valley berfokus pada dugaan bahwa Pangeran Andrew membagikan informasi rahasia terkait perannya sebagai utusan perdagangan kepada Jeffrey Epstein. Nama Epstein, yang terkenal dengan berbagai skandal pelecehan seksual, semakin memicu ketegangan di kalangan publik.
Dalam pernyataan resmi, Istana Buckingham mencatat kekhawatiran Raja Charles atas tuduhan yang terus muncul. Pernyataan tersebut berbunyi, 'Raja telah menyatakan dengan jelas, baik melalui pernyataan maupun tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya, keprihatinan mendalamnya atas berbagai tuduhan yang terus bermunculan terkait perilaku Tuan Mountbatten-Windsor.'
Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Kesanggupan Istana Buckingham untuk Berkolaborasi
Istana Buckingham mengonfirmasi bahwa mereka tidak akan menghalangi proses hukum yang berlangsung dan siap memberikan dukungan kepada Kepolisian Thames Valley jika diperlukan. Dalam pernyataan lebih lanjut, dikatakan, 'Jika kami dihubungi oleh Kepolisian Thames Valley, kami siap memberikan dukungan sebagaimana mestinya.'
Sikap tegas Raja Charles menunjukkan komitmennya untuk menjaga integritas institusi kerajaan. Sikap ini juga mencerminkan upaya Istana dalam mengatasi isu-isu sensitif yang dapat mengancam reputasi keluarga kerajaan.
Dukungan Terhadap Korban
Istana Buckingham menegaskan bahwa fokus mereka adalah pada kebenaran dan keadilan bagi para korban. Dalam pernyataan resmi, Istana menyampaikan, 'Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya, pikiran dan simpati Yang Mulia tetap bersama para korban dan penyintas segala bentuk kekerasan dan pelecehan.'
Pernyataan ini menegaskan komitmen Istana Buckingham untuk mendukung para korban, meski Pangeran Andrew merupakan bagian dari keluarga kerajaan. Keputusan ini mencerminkan prioritas Istana untuk mendengarkan suara-suara yang terdampak dan menghadirkan keadilan.
Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: