Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mengumumkan rencana ambisius untuk memangkas jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari 1.043 menjadi 300 entitas. Langkah ini diharapkan tidak akan menghambat kesejahteraan karyawan yang terlibat dalam konsolidasi tersebut.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan
Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa karyawan yang bekerja di perusahaan yang ditutup akan diintegrasikan ke dalam perusahaan lain yang tetap beroperasi. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja keseluruhan BUMN.
Rencana Konsolidasi BUMN
Dony Oskaria menjelaskan bahwa proses konsolidasi BUMN ini diperlukan mengingat tantangan dalam mengawasi lebih dari seribu entitas. Dengan pemangkasan menjadi 300, pemantauan dan pengelolaan diharapkan menjadi lebih efektif.
Ia menambahkan, 'Tapi kalau 300 kita sudah proses mapping itu jauh lebih mudah. Toh dari 300 kalau kita bagi by sector kita hanya masuk 16 saja.' Hal ini menunjukkan penajaman fokus dalam pengelolaan sumber daya yang lebih terstruktur.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Stabil
Dampak Terhadap Kinerja BUMN
Menurut Dony, konsolidasi ini tidak hanya mempermudah pengawasan tetapi juga akan berkontribusi pada peningkatan kinerja finansial BUMN. Dengan mengurangi inefisiensi, diprediksi akan ada penghematan sekitar Rp 30 triliun setiap tahunnya.
Menutup anak usaha yang merugi diyakini akan menambah keuangan BUMN hingga Rp 20 triliun. 'Jadi konsolidasi dengan menutup anak cucu BUMN itu, kita dapat tambahan Rp 50 triliun,' ujarnya, menjelaskan potensi yang dapat dicapai dari langkah sistematis ini.
Stabilitas Karyawan
Dony menekankan bahwa perlindungan terhadap karyawan sangat penting dalam implementasi rencana ini. Ia memastikan bahwa tidak akan ada pemangkasan hubungan kerja bagi karyawan di entitas yang ditutup.
"Tapi tidak usah khawatir, tidak akan ada PHK karena akan konsolidasi dan karyawan ikut," jelasnya saat menyampaikan informasi dalam acara Economic Outlook 2026 di Jakarta. Ini menunjukkan komitmen Danantara untuk menjaga stabilitas pekerjaan di tengah perubahan struktural.
Baca juga: Manchester United Rekrut Kiper Senne Lammens di Detik Terakhir Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: