Presiden Prabowo Subianto memimpin Rapat Pimpinan TNI dan Polri di Istana Kepresidenan Jakarta pada 9 Februari 2026. Rapat ini dihadiri oleh lebih dari 650 peserta dari kalangan militer dan kepolisian serta menteri terkait.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Rekor Baru Liverpool dan Pergerakan Tim Lain
Kegiatan ini menjadi momen strategis untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas nasional. Para peserta rapat diharapkan dapat mengoordinasikan tugas keamanan untuk mendukung kebijakan pemerintah.
Pelaksanaan Rapat Pimpinan
Rapat ini melibatkan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Keberadaan lebih dari 650 peserta dari kalangan TNI, Polri, dan menteri strategis mencerminkan pentingnya koordinasi dalam menjalankan agenda pemerintah.
Menurut Sekretariat Presiden, kegiatan ini bertujuan untuk konsolidasi dan penguatan sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas nasional. Rapat ini juga bertujuan untuk mendukung kinerja pemerintah dalam aspek keamanan.
Dengan kehadiran para jenderal dan menteri, rapat ini diharapkan menjadi langkah efektif dalam menjaga keamanan di seluruh wilayah Indonesia.
Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Momen Persiapan dan Evaluasi
Sejak pukul 09.15 WIB, para menteri dan jenderal TNI hadir di Istana untuk rapat tersebut. Pejabat penting seperti Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga terlihat hadir.
Jenderal Maruli menjelaskan bahwa pengarahan ini merupakan rutinitas tahunan untuk evaluasi dan pengarahan langkah ke depan. Tito menambahkan bahwa pengarahan kepada TNI/Polri merupakan kegiatan rutin untuk membahas tugas pertahanan dan keamanan.
Selain itu, mereka juga membahas persiapan untuk berbagai perayaan, memastikan bahwa setiap perayaan dapat berlangsung aman dan tertib.
Agenda Keamanan dan Kesiapan Menyambut Perayaan
Rapat kali ini mencakup evaluasi perayaan Natal dan Tahun Baru yang berlangsung dengan baik. Tito menyebutkan pentingnya kesiapan menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, yang membutuhkan pengamanan ekstra.
Laporan baik dari kegiatan sebelumnya menjadi angin segar untuk menjaga sinergi antara TNI dan Polri. Sinergi ini diharapkan dapat membantu menjaga keamanan dalam menyambut berbagai event besar di tahun ini.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan ketertiban dan keamanan di seluruh Indonesia, menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: