Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan bahwa layanan bus TransJakarta rute Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta akan mulai beroperasi sebelum Idulfitri mendatang.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Usai Kalahkan Fritz
Pembukaan rute tersebut direncanakan berlangsung pada minggu keempat Februari atau paling lambat pada awal Maret 2026.
Persiapan Infrastruktur dan Operasional
Pramono Anung menekankan pentingnya memastikan infrastruktur penunjang untuk rute ini, termasuk pembangunan halte yang representatif.
Dia menegaskan, "Saya sudah memerintahkan halte-haltenya untuk dibangun," menunjukkan komitmennya terhadap kualitas layanan.
Halte yang dibangun diharapkan akan mencerminkan citra Jakarta dan Indonesia di mata wisatawan, sehingga standar pelayanan harus terjaga.
Pramono juga menolak penggunaan pemberhentian sederhana yang tidak memenuhi standar, agar tidak mengurangi kenyamanan para penumpang.
Rincian Rute dan Jumlah Armada
Rute TransJakarta ini akan melayani tiga terminal di Bandara Soekarno-Hatta, yaitu terminal 1A, 1B, dan terminal 3.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
"Jadi nanti di Soekarno-Hatta sendiri ada tiga terminal," ungkap Pramono menjelaskan detail rutenya.
Pada tahap awal, sebanyak 20 unit bus akan dikerahkan untuk melayani kebutuhan penumpang, dengan kapasitas angkut sekitar 1.950 hingga 2.000 penumpang per hari.
Kualitas layanan menjadi fokus utama, mengingat rute ini akan menjadi pintu masuk bagi wisatawan domestik dan mancanegara.
Proyeksi dan Respons Masyarakat
Gubernur juga membuka kemungkinan penambahan armada bus sesuai respons publik terhadap rute baru ini.
"Karena untuk perhitungan awal, minimum penumpang yang akan menggunakan, minimum ya, itu kurang lebih 2.000-an," jelasnya.
Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan keterhubungan antara Jakarta dan Bandara Soekarno-Hatta, memberikan kemudahan akses kepada masyarakat dan wisatawan.
Diharapkan, operasional rute ini tidak hanya meningkatkan layanan transportasi, tetapi juga berkontribusi terhadap citra positif Jakarta sebagai Kota Metropolitan.
Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: