Puasa menjadi tradisi yang dinanti-nanti oleh banyak orang, tetapi muncul pertanyaan mengenai dampaknya terhadap kesehatan, terutama berkaitan dengan pernapasan. Salah satunya adalah apakah puasa dapat memicu kondisi sesak napas.
Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana
Penting bagi mereka yang memiliki kondisi medis untuk memahami hubungan antara puasa dan kesehatan. Mari kita bahas lebih dalam tentang faktor-faktor yang mungkin terlibat dalam risiko sesak napas saat berpuasa.
Pengaruh Dehidrasi Saat Puasa
Dehidrasi adalah faktor krusial yang harus diperhatikan saat menjalani puasa. Ketika tubuh kehilangan cairan, fungsi paru-paru bisa terpengaruh, sehingga potensi mengalami sesak napas meningkat.
Bagi individu yang memiliki masalah pernapasan, seperti asma atau bronkitis, dehidrasi dapat memperburuk kondisi mereka. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan cukup mengonsumsi cairan saat berbuka puasa dan sahur.
Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Perubahan Pola Makan dan Nafas
Saat berpuasa, banyak yang mengubah pola makan secara signifikan. Makanan yang berat atau berlemak yang dikonsumsi setelah menahan lapar dapat memberikan tekanan pada diafragma, sehingga mengganggu proses pernapasan.
Di samping itu, konsumsi makanan tinggi garam dapat menyebabkan retensi cairan. Hal ini bisa menambah pembengkakan yang memengaruhi kemampuan bernapas secara efisien.
Kondisi Medis yang Perlu Diperhatikan
Individu dengan riwayat penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) atau asma harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalani puasa. Mengabaikan kondisi kesehatan ini bisa berisiko memperburuk gejala, termasuk sesak napas.
Pasien yang memiliki pengalaman sesak napas perlu mendapatkan pemantauan ekstra selama bulan puasa. Memperhatikan perubahan kondisi tubuh dan mencari bantuan medis ketika gejala memburuk adalah langkah yang sangat dianjurkan.
Baca juga: iPhone 17 Series: Tanpa SIM Tray, Hanya Mengandalkan eSIM
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: