Kamis, 05 FEBRUARI 2026 • 14:21 WIB

Pelantikan Pejabat Baru: Langkah Strategis dalam Kabinet Merah Putih

Author

Pelantikan Pejabat Baru: Langkah Strategis dalam Kabinet Merah Putih

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik sejumlah pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih pada sore hari ini, Kamis (05/02/2026). Pelantikan ini dilakukan usai presiden menyaksikan pengucapan sumpah eks-politikus Partai Golkar, Adies Kadir, sebagai hakim Mahkamah Konstitusi.

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Stabil

Salah satu pejabat baru yang akan dilantik adalah ex-Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung, yang menggantikan Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan. Namun, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi belum memberikan konfirmasi mengenai sosok pejabat lain yang akan dilantik.

Pelantikan Pejabat Baru

Presiden Prabowo Subianto bersiap untuk melantik pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih, sebuah langkah penting di tengah dinamika politik saat ini. Pelantikan ini merupakan bagian dari rencana reshuffle yang telah dinanti-nanti banyak pihak.

Juda Agung, yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, akan diangkat sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono. Ini adalah langkah konkret pemerintah untuk menempatkan individu berpengalaman dalam posisi penting di kabinet.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa pelantikan ini juga berkaitan dengan pengucapan sumpah Adies Kadir sebagai hakim Mahkamah Konstitusi, yang menambahkan makna penting dalam agenda sore ini.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH

Fokus Reshuffle

Meski telah ada kepastian mengenai pelantikan Juda Agung, tidak semua rincian tentang reshuffle ini terungkap kepada publik. Prasetyo Hadi menyatakan bahwa reshuffle hari ini hanya berkisar pada pengisian jabatan kosong dalam kabinet.

Kursi Wakil Menteri Keuangan adalah satu-satunya posisi yang belum terisi, sementara ada spekulasi tentang kemungkinan perubahan lebih lanjut dalam jajaran kabinet di masa depan.

Prasetyo juga tidak menampik bahwa Presiden Prabowo mungkin mempertimbangkan untuk mengganti beberapa menteri dan wakil menteri lainnya. Namun, hingga saat ini, belum ada keputusan resmi mengenai hal tersebut.

Harapan terhadap Reshuffle

Reshuffle ini dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kinerja kabinet dalam mengatasi tantangan yang dihadapi pemerintah. Masyarakat dan pengamat politik akan mengawasi dengan seksama perkembangan ini dan dampaknya terhadap arah kebijakan nasional.

Kedepannya, ada harapan bahwa pengisian posisi-posisi penting ini dapat membawa perubahan positif dan memperkuat koordinasi antar kementerian. Seiring dengan pelantikan yang akan berlangsung sore ini, perhatian publik akan tertuju pada kinerja para pejabat baru yang akan dilantik.

Baca juga: Kunto Aji Kritik Status Selebriti di DPR: Semua Harus Akuntabel

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU