Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 13:15 WIB

Kisruh Perceraian Rully Anggi Akbar di Balik Dugaan Penipuan Investasi

Author

Kisruh Perceraian Rully Anggi Akbar di Balik Dugaan Penipuan Investasi

Rully Anggi Akbar terjerat dalam dugaan penipuan investasi saat proses perceraian dari Boiyen. Kasus ini mencuat di tengah kabar ketidakpastian dalam hubungan mereka yang sudah memasuki tahap gugat cerai.

Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Kuasa hukum Boiyen menyatakan bahwa kliennya tidak mengetahui isu penipuan yang melibatkan mantan suaminya. Ini menambah kerumitan dalam proses perpisahan yang mulai berjalan sejak Januari 2026.

Konteks Perceraian dan Laporan Polisi

Rully Anggi Akbar dan Boiyen resmi menikah pada November 2025, namun hubungan mereka berakhir cepat setelah hanya dua bulan. Proses perceraian dimulai pada Januari 2026, dan tidak lama setelah itu terkuak laporan polisi yang menuduh Rully terlibat dalam penipuan investasi.

Anselmus Mallofiks, kuasa hukum Boiyen, mengungkapkan bahwa kliennya sangat terkejut dengan munculnya laporan tersebut. Ia menyatakan, "Yang bisa kami beritahukan sekarang adalah klien kami, Mbak Yeni (Boiyen), itu sama sekali tidak mengetahui berkaitan dengan perdebatan-perdebatan atau lapor-laporan…".

Boiyen menegaskan bahwa ia tidak terlibat dalam dugaan penipuan tersebut, dan pernyataan itu ditegaskan kembali oleh Anselmus. Menurutnya, "Menurut dari keterangan klien kami ini, dia gak mengetahui gitu. Jadi itu sangat tidak benar."

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Risiko, dan Tips Keamanan

Pernyataan Rully Anggi Akbar

Sementara itu, Rully tampil menyangkal segala tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia menyatakan bahwa hubungan mereka baik-baik saja dan tidak ada yang disembunyikan dari Boiyen, sebagaimana dia ucapkan, "Hubungan kami sampai hari ini masih baik-baik saja. Dari awal kita pacaran sampai menikah, semua saya cerita. Istri tahu dari A sampai Z."

Hal ini tentu bertolak belakang dengan pernyataan dari pihak Boiyen yang menyebutkan bahwa mereka tidak ingin ambil bagian dalam isu hukum Rully. Pengacara Boiyen menyatakan bahwa fokus mereka adalah menyelesaikan masalah perceraian tanpa menambah kompleksitas hukum yang mungkin terjadi.

Kedua belah pihak kini terjebak dalam situasi yang membuat proses perceraian semakin rumit, sementara Rully mengklaim bahwa ia telah transparan mengenai semua masalah yang dihadapinya.

Komplikasi Hukum Dalam Perceraian

Perceraian Rully dan Boiyen kini berlangsung di Pengadilan Agama Tigaraksa, di mana laporan polisi yang menyebut Rully terlibat penipuan investasi menjadi sorotan. Kompleksitas hukum ini memunculkan pertanyaan publik mengenai situasi mereka di tengah perceraian yang sedang berlangsung.

Anselmus memastikan bahwa pihak Boiyen tidak akan berpartisipasi dalam masalah hukum Rully, meskipun isu penipuan tersebut menciptakan tekanan tambahan dalam proses perceraian mereka. Ia menekankan, "Kami tidak akan terlibat dalam permasalahan hukum yang menjerat Rully. Fokus kami tetap pada penyelesaian perceraian."

Situasi ini mencerminkan lebih dari sekadar perpisahan, melainkan juga membukakan babak baru permasalahan hukum yang harus diselesaikan kedua pihak.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU