Sebanyak 74 korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, telah berhasil dievakuasi, sementara upaya pencarian untuk enam orang lainnya masih berlangsung.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Tim SAR melaporkan penambahan empat kantong jenazah pada hari kesembilan operasi pencarian, menegaskan komitmen mereka untuk menemukan sisa korban yang hilang.
Proses Evakuasi Korban Longsor
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, mengonfirmasi pada 1 Februari 2026 bahwa dari 80 orang yang dilaporkan tertimbun longsor, 74 sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
Dari jumlah tersebut, empat korban ditemukan pada hari kesembilan pencarian. "Korban yang sudah dievakuasi sampai hari kesembilan ini sebanyak 74 body pack. Hari ini, tim menemukan 4 body pack," ungkap Ade Dian.
Tim SAR gabungan kini segenap tenaga dan upaya mereka terbuka untuk menemukan enam korban yang masih terjebak di lokasi longsor.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Rekor Baru Liverpool dan Pergerakan Tim Lain
Identifikasi Korban
Setiap body pack yang telah dievakuasi segera diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi.
"Body pack teridentifikasi berdasarkan data dari posko DVI per tanggal 1 Februari pukul 16.00 WIB sebanyak 57 jiwa. Kemudian sisanya masih dalam proses identifikasi," jelas Ade Dian.
Proses identifikasi ini menjadi prioritas agar keluarga dapat mengenali jasad korban dan mendapatkan kepastian atas nasib orang terkasih mereka.
Harapan untuk Korban yang Masih Hilang
Meski masih ada enam korban yang belum ditemukan, tim SAR tetap optimis dalam pencarian mereka.
"Dengan demikian, masih ada 6 lagi body pack yang masih dalam pencarian. Mudah-mudahan sisa korban bisa segera ditemukan," harap Ade Dian.
Tim SAR terus bekerja keras meski harus menghadapi tantangan kondisi geografis yang sulit dan cuaca yang tidak menentu.
Baca juga: Tragedi di Lima: Staf KBRI Zetro Leonardo Purba Tewas Ditembak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: