Jumat, 30 JANUARI 2026 • 15:58 WIB

Shayne Pattynama: Menghadapi Kritikan dan Memperkuat Sepak Bola Indonesia

Author

Shayne Pattynama: Menghadapi Kritikan dan Memperkuat Sepak Bola Indonesia

Pemain Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, menarik perhatian setelah keputusan untuk bergabung dengan Persija Jakarta dari Buriram United. Langkah ini menuai kritik dari banyak pengamat yang mempertanyakan kualitas liga domestik.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Rincian Peristiwa Penembakan Gas Air Mata di Kawasan Tamansari

Menyikapi berbagai komentar negatif, Shayne dengan tenang menyatakan bahwa dukungan terhadap perkembangan sepak bola nasional adalah yang terpenting. Ia menekankan bahwa saat ini, sepak bola Indonesia tengah mengalami kemajuan yang signifikan.

Tanggapan Shayne terhadap Kritikan

Dalam wawancara di Persija Training Ground, Shayne Pattynama, 27 tahun, menjelaskan bahwa meskipun banyak yang menilai keputusan tersebut sebagai penurunan level karier, ia memilih untuk tidak menghiraukan kritik tersebut. "Ya, bagi saya, tentu saja orang selalu mengkritik. Dan saya mengerti bahwa orang-orang, orang-orang ingin kami para pemain bermain di liga terbaik yang mungkin," ungkapnya.

Shayne menegaskan bahwa kritik yang meremehkan liga domestik tidak mencerminkan kenyataan. "Jadi kita memiliki liga yang lebih baik. Kita mendapatkan Tim Nasional yang lebih baik," tambahnya, menunjukkan keyakinan terhadap kualitas sepak bola yang terus berkembang.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti

Kemajuan Sepak Bola di Indonesia

Shayne berpendapat bahwa terdapat banyak upaya dari PSSI dan institusi lain untuk meningkatkan kualitas liga dan mengubah pandangan skeptis terhadap sepak bola nasional. Ia merasa perlu ada perubahan dalam cara pandang terhadap liga domestik, dengan menekankan, "Saya merasa mereka meremehkan Indonesia dan itu tidak baik."

Sebagai mantan pemain Eropa, Shayne percaya bahwa meremehkan liga domestik sama dengan merendahkan potensi sepenuhnya negara. "Dan saya merasa ketika orang-orang berbicara seperti 'Oh, ini tidak bagus, ini tidak bagus,' itu berarti Anda meremehkan negara Anda sendiri," jelasnya.

Dukungan untuk Pemain Diaspora

Shayne juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh pemain diaspora yang bermain di Liga Indonesia, mengacu pada pemain seperti Thom Haye dan Jordi Amat yang juga menghadapi kritik serupa. Ia menekankan pentingnya suatu kolaborasi antara pemain dan penggemar untuk mencapai kesuksesan bersama.

"Jadi saya pikir apa yang ingin saya bawa ke Tim Nasional atau ke kompetisi adalah, Anda tahu, kualitas, pengalaman," tambah Shayne, menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi yang berarti bagi sepak bola Indonesia.

Ia minta semua pihak untuk bersatu dalam upaya meningkatkan kualitas liga, dengan menegaskan, 'Kita perlu saling membantu untuk berkembang,' untuk mencapai target bersama dalam dunia sepak bola.

Baca juga: Mengenal Finfluencer: Solusi Cerdas untuk Memahami Keuangan di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU