Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menegaskan bahwa lembaganya tidak pernah menargetkan individu tertentu dalam penanganan kasus korupsi.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan, Menjamin Transparansi Anggaran
Pernyataan ini muncul sebagai respon terhadap komentar eks Wamenaker Immanuel Ebenezer yang menyebut nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Klarifikasi Sikap KPK
Setyo Budiyanto menjelaskan, 'Kami ini tidak pernah memberikan atau menargetkan mana ini-itu dan sebagainya, nggak ada.' Pernyataan ini menekankan komitmen KPK untuk menjalankan tugas secara objektif tanpa tekanan dari pihak ketiga.
Ia menyatakan bahwa proses penanganan kasus selalu berlandaskan pada pengaduan dan laporan dari masyarakat, bukan berdasarkan target tertentu.
Ketua KPK juga menyoroti pentingnya mematuhi konteks dalam persidangan, 'Kalau kami melihat kalau itu di luar konteks pemeriksaan persidangan ya, itu apa saja mungkin bisa disampaikan.' Ini menunjukkan upaya KPK untuk tidak terpengaruh oleh opini luar yang mungkin tidak berdasarkan fakta.
Baca juga: iPhone 17 Series: Tanpa SIM Tray, Hanya Mengandalkan eSIM
Dinamika Persidangan dan Komentar Immanuel Ebenezer
Immanuel Ebenezer, dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, mengaitkan komentar mengenai Purbaya dengan dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu.
Ia mengungkapkan, 'Pesan nih buat Pak Purbaya, nih. Pesan, Pak Purbaya. Modusnya hampir sama semua. Hati-hati, Pak Purbaya. Sejengkal lagi, nih.'
Pernyataan tersebut fokus pada pengakuan Noel tentang ancaman yang mungkin mengincar Purbaya. Menurutnya, ada indikasi bahwa Purbaya dianggap sebagai penghalang bagi kepentingan para pelaku di balik dugaan tersebut.
Kasus Pemerasan yang Menyentuh Kementerian
Immanuel Ebenezer saat ini terjerat dalam kasus pemerasan terkait pengurusan sertifikasi kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang melibatkan sejumlah pejabat di Kementerian Ketenagakerjaan.
Jaksa mengungkapkan bahwa Noel didakwa telah meminta jatah sebesar Rp 3 miliar dalam proses tersebut, menunjukkan keseriusan kasus ini.
Pengacara Noel belum memberikan respons resmi terkait pernyataan Setyo Budiyanto maupun keterlibatan menteri yang disebutkan oleh kliennya. Kasus ini menjadi sorotan di tengah tantangan yang dihadapi KPK dalam memberantas korupsi.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: