Selasa, 27 JANUARI 2026 • 11:04 WIB

Keluarga Korban Longsor Ditemukan dalam Pelukan di Cisarua

Author

Keluarga Korban Longsor Ditemukan dalam Pelukan di Cisarua

Tim SAR gabungan kembali menyampaikan kabar duka setelah menemukan korban meninggal akibat longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Baca juga: Manchester United Rekrut Kiper Senne Lammens di Detik Terakhir Bursa Transfer

Salah satu penemuan yang paling menyentuh adalah satu keluarga yang ditemukan saling berangkulan di dalam rumah mereka, terdiri dari ayah, ibu, dan anak.

Proses Evakuasi Korban

Kombes Pol Hendra, Kabid Humas Polda Jawa Barat, mengungkapkan bahwa tim SAR telah berhasil mengevakuasi tiga korban dari sembilan anggota keluarga yang terjebak longsor. Ketiga korban yang ditemukan berada dalam satu titik lokasi yang sama dan ditemukan saling berangkulan.

Hendra menjelaskan, "Kami menyampaikan rasa prihatin. Ada satu keluarga yang tertimbun. Dari temuan hari ini, ditemukan tiga orang, satu keluarga, bapak, ibu, dan satu anak dalam kondisi berangkulan di satu rumah. Ketiganya berhasil kami evakuasi."

Identifikasi terhadap dua dari tiga korban telah dilakukan oleh tim DVI Polda Jabar, sementara proses identifikasi untuk korban lainnya masih berlangsung. Tim fokus pada pengumpulan data dan informasi dari keluarga terdekat.

Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Total Korban dan Proses Identifikasi

Jumlah korban yang telah berhasil dievakuasi hingga saat ini mencapai 16 kantong jenazah, di mana sembilan di antaranya telah teridentifikasi. Sementara itu, tujuh jenazah lainnya telah diserahkan kepada pihak keluarga setelah proses identifikasi selesai.

Hendra menambahkan, "Untuk yang kemarin, ada tujuh jenazah yang sudah diserahkan kepada pihak keluarga karena proses identifikasinya telah selesai."

Proses identifikasi berjalan di tengah berbagai kesulitan yang dihadapi oleh tim, termasuk tantangan dari kondisi lingkungan dan cuaca yang tidak menentu.

Tantangan dalam Operasi Pencarian

Proses pencarian dan evakuasi masih terus dilanjutkan oleh tim SAR gabungan yang melibatkan Polri, TNI, Basarnas, BPBD, dan relawan. Mereka menghadapi tantangan berat akibat tanah yang labil, yang membuat evakuasi semakin sulit.

Keselamatan petugas menjadi perhatian utama, mengingat berbagai risiko yang dihadapi selama pencarian korban. Meskipun demikian, tim tetap berkomitmen untuk menemukan semua korban.

Situasi cuaca yang tidak menentu menambah kompleksitas dalam operasi ini, memaksa tim untuk bekerja lebih hati-hati dan strategis.

Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU