Vokalis band Element, Lucky Widja, berpulang pada usia 49 tahun di RS Halim, Jakarta, pada hari Minggu, 25 Januari 2026, setelah berjuang melawan tuberkulosis ginjal.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan, Menjamin Transparansi Anggaran
Kehilangan ini tidak hanya mengisahkan akhir dari sebuah perjuangan, tetapi juga membuka lembaran penting tentang kesadaran akan kondisi kesehatan yang sering terabaikan.
Perjuangan Terakhir Lucky Widja
Lucky Widja, dikenal sebagai vokalis band Element, meninggal setelah berjuang melawan tuberkulosis ginjal. Ia sempat berbagi pengalaman mengenai kondisi kesehatannya, yang menyebabkan banyak orang merasakan dampaknya.
Dalam sebuah unggahan di media sosial, Ferdy Tahier, teman sesama vokalis, menyampaikan, "Lo sudah tenang, nggak sakit lagi, nggak butuh cuci darah lagi, nggak perlu oxygen lagi," menggambarkan betapa beratnya perjuangan yang dilalui Lucky.
Setelah terdiagnosa pada tahun 2022, kondisinya terus memburuk. Ia mengaku merasa sangat lemas saat bulan Ramadhan, harus merangkak untuk mencapai tempat tidur.
Pemeriksaan medis menunjukkan penurunan fungsi ginjal hingga 18 persen, yang diperburuk oleh infeksi tuberkulosis, menambah komplikasi pada kondisi kesehatan yang ada.
Memahami Tuberkulosis Ginjal
Tuberkulosis ginjal merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Meskipun lebih dikenal sebagai penyakit paru-paru, infeksi ini dapat menyebar melalui aliran darah dan menyerang ginjal.
Baca juga: Tragedi di Lima: Staf KBRI Zetro Leonardo Purba Tewas Ditembak
Penyakit ini tergolong langka dan lebih sering menyerang individu dengan sistem imun yang lemah. Bakteri dapat berada dalam keadaan tidak aktif hingga sistem imun menurun.
Gejala tuberkulosis ginjal dapat bervariasi antara individu. Beberapa tanda yang sering muncul mencakup darah dalam urine, nyeri di area pinggang, serta nyeri saat berkemih.
Karena kurangnya kesadaran akan gejala awal, banyak individu mungkin tidak menyadari bahwa mereka mengalami masalah serius di ginjal.
Kesadaran dan Pendidikan tentang Tuberkulosis Ginjal
Menumbuhkan kesadaran tentang tuberkulosis ginjal ialah langkah penting dalam mengurangi angka kematian akibat penyakit ini. Memperhatikan gejala awal dan melakukan pemeriksaan lanjutan adalah kunci dalam penanganan.
Pentingnya pengobatan yang cepat dan tepat dapat meningkatkan kualitas hidup bagi pengidap tuberkulosis ginjal. Edukasi masyarakat tentang gejala dan pencegahan sangat diperlukan.
Dengan kabar duka kepergian Lucky Widja, diharapkan muncul kepedulian yang lebih besar terhadap kesehatan ginjal. Generasi mendatang harus mengetahui dan memahami risiko tuberkulosis untuk mencegah tragedi serupa.
Kesadaran ini akan menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih sehat bagi semua, serta menghormati penyanyi berbakat yang telah berjuang melawan penyakit ini.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Temui Pimpinan Serikat Pekerja: Diskusi Aksi Buruh dan RUU Perampasan Aset
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: