Prilly Latuconsina baru-baru ini mengaktifkan status 'open to work' di LinkedIn setelah meninggalkan Sinemaku Pictures, menandakan keinginannya untuk mengeksplorasi bidang baru.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Stabil
Dalam unggahannya, ia menyampaikan ketertarikan untuk terjun ke sektor retail sales dan field sales, serta berinteraksi langsung dengan konsumen.
Pengumuman Keputusan 'Open to Work'
Pada tanggal 25 Januari, Prilly Latuconsina mengumumkan secara resmi pengaktifan status 'open to work' di LinkedIn, setelah memutuskan untuk tidak lagi bergabung dengan Sinemaku Pictures.
Melalui Instagram, ia membagikan tangkapan layar profil LinkedIn yang menyoroti status tersebut, dengan menegaskan bahwa keputusan ini bukan merupakan tanda kurangnya aktivitas.
"Jangan kaget dulu ya. Aku menyalakan badge #OpenToWork bukan karena kekurangan aktivitas, tapi karena lagi ingin belajar hal baru," tulisnya dalam unggahan itu.
Minat di Bidang Retail Sales
Dalam penjelasannya, Prilly menunjukkan atensinya untuk memahami lebih dalam mengenai retail sales dan interaksi langsung dengan pelanggan.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan
"Selama ini banyak berkutat di industri film dan management business. Sekarang aku penasaran untuk challenge diri di ruang yang berbeda, kayak offline sales experience," ungkapnya dengan penuh semangat.
Ia percaya bahwa pengalaman baru ini dapat membekalinya dengan pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan konsumen di pasar.
Pengunduran Diri dari Sinemaku Pictures
Keputusan untuk mengaktifkan status 'open to work' ini tidak lepas dari pengumuman pengunduran dirinya yang dilakukan pada 19 Januari dari Sinemaku Pictures.
Prilly, yang mendirikan studio film tersebut bersama Yahni Dahmayanti dan Umay Shahab, mengekspresikan tekadnya untuk terus berkarya.
"Hari ini, secara resmi aku menyatakan pengunduran diriku dari Sinemaku Pictures, baik sebagai pemegang saham maupun sebagai anggota direksi," tulisnya saat mengumumkan keputusan tersebut.
Meskipun tidak menjelaskan alasan spesifik di balik pengunduran dirinya, Prilly menekankan bahwa ini bukanlah akhir bagi perjalanan kreatifnya.
Baca juga: Mengenal Finfluencer: Solusi Cerdas untuk Memahami Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: