Penyelidikan terkait kematian selebgram Lula Lahfah terus bergulir setelah polisi mulai meminta keterangan dari sejumlah saksi. Lula ditemukan tak bernyawa di apartemennya pada Jumat malam, 23 Januari 2026.
Baca juga: Pecat Anggota Polri Terkait Kematian Ojol, Kompol Cosmas Kaju Gae Jadi Sorotan
Saat ini, enam orang telah dimintai keterangan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penyebab kematiannya.
Pemeriksaan Enam Saksi
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandar Syah, mengungkapkan bahwa enam orang saksi yang berada di lokasi saat Lula ditemukan dimintai keterangan. Ini dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kejadian tersebut.
Iskandar menyatakan, 'Sampai saat ini kita sudah memeriksa atau mengklarifikasi enam saksi yang sudah ada di TKP juga pada saat itu.' Pemeriksaan ini bertujuan agar penyelidikan dapat dilakukan secara cermat dan akurat.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH
Koordinasi dengan Rumah Sakit
Polisi juga melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit terkait informasi kesehatan yang menyebutkan bahwa Lula mengalami gangguan kesehatan. Hal ini penting untuk memastikan aspek medis dari kematiannya dipahami dengan baik.
'Kita juga perlu waktu dari rekan-rekan, agar kita dapat bekerja profesional, sehingga kita bisa memberikan fakta yang ada, sebagaimana yang terjadi pada saat itu,' tambah Iskandar, menjelaskan pentingnya informasi dari rumah sakit.
Menunggu Hasil Penyidikan
Lula Lahfah ditemukan dalam posisi telentang di tempat tidurnya tanpa tanda kekerasan yang terlihat. Selain itu, beberapa obat serta surat rawat jalan ditemukan di apartemen tersebut, yang menjadi indikasi penting dalam penyelidikan.
Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung. 'Secara umum keterangan dokter yang meriksa luar jenazah tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan,' ujarnya, menegaskan bahwa semua fakta akan disampaikan setelah penyidikan selesai.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran Mahasiswa Dijadwalkan pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: