Pelatih baru timnas Indonesia, John Herdman, mengekspresikan komitmennya untuk membangun tim yang ia sebut sebagai 'Garuda yang baru'. Dalam wawancara di YouTube, Herdman berbagi ambisi membawa Indonesia ke Piala Dunia 2030, edisi yang menandai satu abad turnamen tersebut.
Baca juga: Memahami Self Love: Langkah Awal Menuju Hubungan yang Sehat
Usai kegagalan meloloskan diri ke Piala Dunia 2026, Herdman bertekad mendengarkan keluh kesah pemain dan berusaha memahami perjalanan penuh lika-liku mereka. "Ada 280 juta orang yang berhak berada di level tertinggi sepak bola dunia," ungkapnya.
Ambisi Besar Kendati Ada Tantangan
Sejak resmi menjabat pada 3 Januari lalu, John Herdman telah menunjukkan semangatnya dalam memimpin timnas Indonesia. Dia tiba di Indonesia pada 10 Januari dan diperkenalkan kepada publik beberapa hari setelah kedatangannya.
Dengan latar belakang yang kaya, Herdman pernah melatih tim nasional putri Selandia Baru dan Kanada. Kini, ia bertekad membawa tim nasional Indonesia menuju prestasi yang lebih tinggi.
"Ini tanggung jawab besar. Saya senang melihat orang tumbuh dan siap naik ke level berikutnya, semoga yang akan menjadi warisan saya dapat membantu proses itu," jelas Herdman.
Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing
Mendengarkan Keluhan Pemain
Dalam jumpa pers di Jakarta, Herdman menekankan pentingnya mendengar langsung dari pemain, terutama tentang pengalaman mengecewakan di kualifikasi Piala Dunia 2026. Menurutnya, memahami perasaan ini adalah langkah awal yang penting.
"Saya akan berusaha mendengarkan, memahami, dan mengambil tindakan agar Indonesia tidak mengulang cerita yang sama pada babak kualifikasi Piala Dunia 2030," ujarnya.
Herdman yakin bahwa dengan potensi yang ada, tim Indonesia berhak tampil di level tertinggi sepak bola dunia.
Membangun Harapan Baru untuk Sepak Bola Indonesia
Sebagai pelatih kelima yang menjabat, Herdman sedang membangun harapan baru dalam sepak bola Indonesia berdasarkan pengalaman dari tim nasional yang lebih sukses. Ia pernah membawa timnas pria Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah 36 tahun absen.
"Ini adalah kesempatan besar bagi negara ini. Dan sebagai pemimpin, saya siap memikul beban itu," kata Herdman.
Dengan tekad yang dimilikinya, diharapkan Indonesia akan melanjutkan perjuangannya untuk menjadi salah satu peserta Piala Dunia, membuka lembaran baru dalam sejarah sepak bola.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: