Perubahan iklim global menghadirkan konsekuensi serius yang memengaruhi sejumlah kota di seluruh dunia, di mana banyak di antaranya berjuang untuk bertahan dari ancaman tenggelam akibat naiknya permukaan air laut.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Di antara kota-kota yang paling terdampak adalah Venesia di Italia dan Jakarta di Indonesia, yang menunjukkan realitas pahit bahwa upaya penyelamatan mungkin sudah terlambat.
Dampak Perubahan Iklim terhadap Permukaan Air Laut
Meningkatnya suhu bumi yang disebabkan oleh perubahan iklim berkontribusi langsung terhadap pencairan es di kutub. Hal ini menyebabkan peningkatan permukaan air laut secara global.
Berdasarkan laporan dari Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC), diperkirakan bahwa permukaan laut akan meningkat antara 0,3 hingga 1 meter pada tahun 2100 jika tidak ada tindakan yang dilakukan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
Kenaikan ini tidak hanya mengancam ekosistem pesisir, tetapi juga kota-kota besar yang terletak di dekat pantai, menyebabkan kerentanan mereka terhadap banjir dan risiko tenggelam.
Baca juga: iPhone 17 Series: Tanpa SIM Tray, Hanya Mengandalkan eSIM
Kota-Kota yang Terancam Tenggelam
Venesia di Italia merupakan contoh yang jelas tentang kota yang menghadapi ancaman serius akibat meningkatnya permukaan air laut. Sebagian besar wilayah Venesia berada di bawah level permukaan laut, dan fenomena 'acqua alta' kian sering terjadi.
Di sisi lain, Jakarta, Indonesia, menghadapi tantangan besar dengan kota yang tenggelam hingga 25 sentimeter per tahun akibat penurunan tanah dari ekstraksi air tanah serta tekanan pembangunan infrastruktur.
Beberapa kota lainnya, seperti Dhaka di Bangladesh, juga berjuang melawan banjir dari hujan ekstrem, sementara Bangkok di Thailand mengalami dampak serupa akibat banjir yang berkepanjangan.
Upaya Penanganan dan Realitas Masa Depan
Berbagai kota telah mencoba mengimplementasikan solusi untuk mengatasi ancaman ini, termasuk pembangunan dinding laut dan sistem drainase yang lebih efisien. Namun, upaya tersebut sering kali terhambat oleh keterbatasan biaya serta teknologi yang ada.
Laporan terbaru menunjukkan bahwa meskipun investasi dalam infrastruktur dilakukan, banyak kota masih gagal memperlambat laju tenggelam wilayah mereka.
Kesadaran bahwa beberapa kota mungkin tidak dapat diselamatkan mengangkat pertanyaan penting mengenai masa depan penduduk dan cara mereka beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang cepat.
Baca juga: Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: