Pesawat ATR milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Pesawat tersebut disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan membawa 11 orang, terdiri dari delapan kru dan tiga penumpang.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat
Hingga saat ini, kondisi seluruh penumpang dan kru masih belum dapat dipastikan. Upaya pencarian sudah dimulai segera setelah Basarnas Makassar menerima informasi mengenai hilangnya komunikasi dengan pesawat tersebut.
Detail Kejadian dan Upaya Pencarian
Pesawat ATR 42-500 dilaporkan hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026, siang. Basarnas Makassar menerima laporan dari AirNav Makassar yang merinci lokasi hilangnya pesawat tersebut.
Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, menjelaskan, "Kami langsung menggerakkan tim rescue menuju titik duga. Setelah kami plot, koordinat terakhir yang diberikan oleh ATC itu mengacu di daerah Bantimurung dan sekitarnya."
Tim SAR gabungan sekarang tengah melakukan pencarian di sekitar lokasi yang disebutkan. Proses pencarian melibatkan berbagai instansi untuk memastikan keselamatan semua orang di dalam pesawat.
Baca juga: Sejarah Baru: Adrian Wibowo Berdarah Campuran Pertama yang Bermain di MLS
Profil Kru dan Penumpang Pesawat
Pesawat yang hilang mengangkut delapan kru dengan berbagai peran, termasuk pilot dan pramugari. Data kru mencakup Kapten Andy Dahananto dan Second Officer Yudha Mahardika, beserta anggota operasional penerbangan lainnya.
Sementara itu, penumpang terdiri dari tiga orang: Mr. Deden, Mr. Ferry, dan Mr. Yoga. Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengonfirmasi, "Person on Board (POB) crew delapan orang, penumpang tiga orang."
Respons Pemerintah dan Pihak Terkait
Pemerintah dan pihak terkait menegaskan komitmen mereka untuk memberikan informasi terbaru mengenai perkembangan pencarian. Keterlibatan berbagai instansi dalam operasi pencarian menandakan keseriusan penanganan situasi ini.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih berlangsung tanpa henti. Tim SAR berupaya menginvestigasi lebih lanjut mengenai posisi pesawat dan kondisi seluruh penumpang.
Basarnas berencana melakukan segala upaya untuk meningkatkan efektivitas pencarian, meskipun tantangan cuaca dan medan yang sulit dapat memengaruhi proses pencarian.
Baca juga: 5 Kota di Indonesia yang Pas untuk Liburan Sendirian
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: