Pelatih kepala timnas Indonesia, John Herdman, memberikan perhatian khusus kepada Rizky Ridho, bek tengah Persija Jakarta, dalam pernyataannya baru-baru ini.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Bertemu Mahasiswa, Bahas Isu Tunjangan dan Investigasi
Herdman menekankan bahwa setelah lima musim berkarier di liga domestik, Rizky Ridho sudah saatnya untuk melangkah ke tingkat berikutnya.
Rizky Ridho: Talenta yang Menjanjikan
Rizky Ridho, kapten Persija Jakarta, mulai menarik perhatian publik sepak bola Indonesia saat melakoni debut profesionalnya di Liga 1 pada Maret 2020 bersama Persebaya Surabaya.
Pada usia 18 tahun, Ridho menunjukkan potensi besar yang membawanya menjadi salah satu pemain inti, dan setelah bergabung dengan Persija di musim 2023/2024, ia telah mencatatkan 110 penampilan di Super League.
Dengan enam gol dan dua assist saat ini, kontribusinya semakin terlihat di kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana ia telah membela timnas Indonesia dalam 47 pertandingan dan mencetak empat gol.
Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing
Pentingnya Liga Domestik dalam Pengembangan Pemain
John Herdman menekankan bahwa liga domestik yang kompetitif adalah fondasi bagi masa depan sepak bola Indonesia.
Ia berharap agar liga yang ada mampu melahirkan lebih banyak pemain berkualitas yang dapat bersaing di level internasional.
Herdman juga mengaitkan pentingnya pertandingan seperti El Clasico antara Persib dan Persija, dengan mengungkapkan, 'Saya pikir harus mengakui pentingnya liga profesional di sini.'
Peran Pelatih Tim Nasional dalam Pengamatan Liga
Dalam pernyataannya, Herdman menyebut pentingnya kehadiran pelatih tim nasional di pertandingan liga domestik.
Dia memperingatkan bahwa, 'Jika pelatih tim nasional tidak menonton liga domestik, maka tidak ada harapan bagi pemain-pemain lokal.'
Herdman menunjukkan komitmennya untuk terus memperhatikan perkembangan pemain muda di klub-klub Super League, menganggap mereka sebagai masa depan timnas Indonesia.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran Mahasiswa Dijadwalkan pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: