Rabu, 07 JANUARI 2026 • 19:10 WIB

Indonesia Siap Ekspor Beras, Menteri Pertanian Optimis

Author

Indonesia Siap Ekspor Beras, Menteri Pertanian Optimis

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan keyakinannya bahwa Indonesia akan mulai ekspor beras tahun ini, asalkan serapan beras oleh Perum Bulog mencapai target yang diinginkan.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Pernyataan ini disampaikan di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang berlangsung di Karawang, Jawa Barat.

Keyakinan Ekspor Beras di Tahun Ini

Amran Sulaiman menegaskan, "Tapi beras kalau bisa. Izin Bapak Presiden, yang penting Bulog serapannya 3 bulan ke depan sama saja seperti 2025. Aku tidak minta lebih, sama saja. Hampir pasti kita lakukan ekspor tahun ini dan itu sejarah pertama Indonesia."

Ia merujuk pada keberhasilan Indonesia memproduksi gabah setara beras mencapai 34 juta ton pada tahun 2025, dengan proyeksi Badan Pusat Statistik menunjukkan angka ini meningkat menjadi 34,77 juta ton tahun ini.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Rincian Peristiwa Penembakan Gas Air Mata di Kawasan Tamansari

Penguatan Produksi dan Komoditas Lain

Selain beras, Amran juga optimis terhadap produksi gula, menegaskan, "Kita tidak impor gula putih tahun ini," sejalan dengan proyek perkebunan tebu besar di Jawa Timur.

Amran menekankan pentingnya konsistensi dalam serapan hasil panen oleh Bulog, yang akan mendukung rencana ekspor dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Kerja Sama Lintas Kementerian

Menteri Pertanian juga menyoroti perlunya sinergi antar kementerian dan lembaga dalam mencapai swasembada pangan serta mempersiapkan diri untuk ekspor.

Amran menjelaskan bahwa dukungan regulasi dan pengawasan distribusi sangat krusial dalam mencapai tujuan tersebut, serta menjaga ketersediaan stok beras yang memadai.

Baca juga: Mengenal Finfluencer: Solusi Cerdas untuk Memahami Keuangan di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU