Seorang ibu berusia 34 tahun asal Inggris, Sophie Hunt, meninggal dunia akibat komplikasi yang didapat setelah menjalani operasi plastik di Turki. Kejadian ini terungkap dalam sidang inkuiri kematian yang berlangsung di Pengadilan Koroner Northampton.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH
Sophie menjalani prosedur Brazilian butt lift dan tummy tuck pada 7 Maret 2022, namun hanya dua hari setelah operasi, ia mengalami henti jantung dan meninggal dunia. Keluarganya merasa bahwa kondisi kesehatan Sophie tidak memadai untuk menjalani prosedur besar ini.
Rincian Operasi dan Komplikasi
Sophie Hunt menjalani prosedur Brazilian butt lift (BBL) dan tummy tuck di Rumah Sakit Swasta Nisantasi, Istanbul, pada 7 Maret 2022. Setelah menjalani operasi, ia mengalami henti jantung sebanyak tiga kali yang berujung pada gagal multi-organ.
Hanya dua hari setelah operasi, tepatnya pada 9 Maret 2022, Sophie menghembuskan napas terakhir. Keluarga merasa bahwa tindakan medis yang umum ini membawa dampak yang fatal bagi Sophie.
Adik Sophie, Aimee Hunt, mengungkapkan keprihatinan, 'Jika dia tidak menjalani operasi itu, dia pasti masih hidup.' Ini menunjukkan besarnya dampak keputusan untuk menjalani prosedur tersebut.
Baca juga: Kerusuhan Pecah di Tamansari, Bandung: Detail Kejadian dan Tanggapan Kampus
Kekhawatiran Keluarga
Keluarga Sophie sangat khawatir mengenai penanganan medis yang diterimanya setelah operasi. Ibunya, Sandra Hunt, menyatakan bahwa putrinya sempat kehilangan kesadaran dan mengalami pembengkakan pada tangan setelah prosedur.
Sandra juga menyoroti hasil elektrocardiogram (ECG) yang menunjukkan detak jantung tidak normal, menyatakan, 'Kami percaya Sophie sebenarnya tidak layak menjalani operasi ini.' Kekhawatiran akan komplikasi yang mungkin terjadi akibat prosedur BBL disampaikan sebagai faktor risiko yang serius.
Keluarga berpendapat bahwa jumlah lemak yang disuntikkan atau diambil selama operasi mungkin berkontribusi pada risiko komplikasi yang lebih tinggi.
Laporan Medis dan Kesimpulan Akhir
Setelah kondisi kritis, Sophie dilarikan ke Rumah Sakit Avrupa Safak di Istanbul yang memiliki unit perawatan jantung intensif. Namun, laporan forensik di Turki menyimpulkan bahwa kematiannya adalah akibat komplikasi dari prosedur operasi plastik.
Investigasi menunjukkan bahwa meskipun Sophie tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya, ia mengalami penurunan kesadaran mendadak setelah menjalani abdominoplasty dan liposuction. Laporan Dewan Kedokteran Forensik Turki menegaskan keputusan untuk melakukan operasi tersebut patut menjadi sorotan.
Keluarga Sophie masih mencari penjelasan yang jelas mengenai komplikasi yang terjadi, berharap agar tragedi ini tidak terulang pada orang lain.
Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: