Selasa, 06 JANUARI 2026 • 13:44 WIB

Seruan Kesatuan: Prabowo Menyoroti Pentingnya Kerjasama di Balik Layar Politik

Author

Seruan Kesatuan: Prabowo Menyoroti Pentingnya Kerjasama di Balik Layar Politik

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa persatuan di Indonesia tidak selalu berarti bergabung dalam pemerintahan. Dalam sambutannya, ia mencontohkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang tetap menjalin kerjasama meskipun tidak terlibat dalam pemerintahan.

Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Ditegaskan

Pernyataan ini disampaikan Prabowo pada acara Natal Nasional 2025 di Gelora Bung Karno, Jakarta. Ia berkeyakinan, persatuan antar pemimpin akan membawa Indonesia menuju kemakmuran yang lebih baik.

Pernyataan Prabowo di Acara Natal Nasional

Dalam acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, Prabowo menegaskan pentingnya kolaborasi antar elite politik untuk kemajuan bangsa. Ia menegaskan, 'Negara kita hebat, negara kita kaya, dan negara kita bisa lebih makmur lagi asal pemimpin-pemimpinnya bersatu, kerja sama.'

Kutipan ini mencerminkan pandangan Prabowo bahwa persatuan tidak mengharuskan semua partai politik berada dalam pemerintahan. Ia menekankan bahwa PDIP, meskipun tidak dalam pemerintahan, dapat tetap melakukan kolaborasi demi kepentingan rakyat.

Dukungan Prabowo terhadap Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta dari PDIP, menunjukkan bahwa kerjasama tetap bisa terjalin meskipun terdapat perbedaan politik.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Menolak Polaritas Politik dalam Program MBG

Salah satu program yang menjadi sorotan adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Prabowo menegaskan tidak akan membiarkan perbedaan politik mempengaruhi distribusi program tersebut, dengan mengatakan, 'Saudara-saudara, apakah MBG nggak sampai Sumatera Barat karena aku kalah di Sumatera Barat berarti MBG jangan ke Sumatera Barat? Nggak ada itu.'

Pernyataan ini menegaskan komitmennya untuk memastikan akses program pemerintah merata di seluruh daerah, tanpa mempedulikan latar belakang politik pemerintah daerah. Ia menggarisbawahi, 'Tidak, karena sekarang saya bukan milik satu partai, saya sekarang milik seluruh bangsa Indonesia.'

Dengan pernyataan tersebut, Prabowo mengingatkan bahwa pelayanan publik harus menjadi prioritas utama, di atas kepentingan politik yang sempit.

Harapan untuk Masa Depan Indonesia

Prabowo menyampaikan harapan agar pemimpin Indonesia bersatu dalam membangun negeri. Ia percaya kolaborasi merupakan kunci untuk membawa kemajuan bagi bangsa dan rakyat.

Pandangan ini mencerminkan teguhnya prinsip bahwa persatuan adalah fondasi untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada. Prabowo mendorong agar kepentingan nasional diutamakan di atas kepentingan individu atau kelompok.

Dengan langkah konkret menuju persatuan, harapannya adalah Indonesia dapat meraih tingkat kemakmuran yang lebih tinggi di masa depan.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU