Ketika kelelahan menyerang, banyak orang merasa ingin mengonsumsi makanan manis. Fenomena ini bukan sekadar kebiasaan, melainkan berakar pada alasan ilmiah yang menarik.
Baca juga: Pecat Anggota Polri Terkait Kematian Ojol, Kompol Cosmas Kaju Gae Jadi Sorotan
Makanan manis sering kali menjadi pilihan untuk mendapatkan energi cepat saat tubuh merasa lelah, tanpa disadari banyak orang bahwa ada hubungan erat antara kelelahan dan keinginan untuk mengonsumsi gula.
Peran Gula dalam Energi Tubuh
Gula merupakan salah satu sumber energi yang paling cepat diserap oleh tubuh. Saat mengonsumsi makanan manis, glukosa langsung masuk ke dalam aliran darah dan memberikan dorongan energi yang diperlukan.
Proses ini sangat penting ketika tubuh mengalami kelelahan, terutama setelah beraktivitas berat. Gula berfungsi membantu otak dan otot mendapatkan energi yang diperlukan untuk kembali optimal.
Dalam keadaan kelelahan, asupan gula dapat memberikan efek cepat untuk mengatasi rasa lelah dan memulihkan stamina.
Namun, ketergantungan jangka panjang pada gula sebagai sumber energi bisa mengakibatkan masalah lain.
Efek Psikologis Makanan Manis
Makanan manis tidak hanya memberi energi, tetapi juga berdampak pada suasana hati. Saat merasakan lelah dan stres, mengonsumsi gula dapat memberikan rasa nyaman dan menghilangkan tekanan.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Bertemu Mahasiswa, Bahas Isu Tunjangan dan Investigasi
Peningkatan produksi hormon serotonin terkait erat dengan konsumsi makanan manis. Hormon ini berperan dalam memunculkan perasaan bahagia.
Karena efek ini, makanan manis sering dianggap sebagai ‘comfort food’ yang dapat menghibur saat kelelahan melanda.
Namun, mengandalkan makanan ini untuk meningkatkan suasana hati juga dapat menimbulkan kebiasaan yang tidak sehat.
Implikasi Kesehatan dari Kebiasaan Ini
Meski mengonsumsi gula saat lelah tampak menggoda, kebiasaan ini tidak sepenuhnya sehat. Peningkatan asupan gula dapat menyebabkan lonjakan energi yang diikuti oleh penurunan drastis, atau yang dikenal sebagai 'sugar crash'.
Kebiasaan ini jika dibiarkan, dapat beresiko meningkatkan masalah kesehatan seperti diabetes dan obesitas. Oleh karena itu, penting untuk mulai mengelola pola makan dengan lebih baik.
Mencari alternatif yang lebih sehat dan seimbang dalam menghadapi kelelahan dapat membantu mengurangi ketergantungan pada gula.
Selain itu, gaya hidup aktif dan pola tidur yang teratur juga menjadi faktor penting dalam mengatasi masalah kelelahan.
Baca juga: Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: