Senin, 05 JANUARI 2026 • 16:22 WIB

Peningkatan Fokus Terhadap Ancaman SuperFlu di Jakarta

Author

Peningkatan Fokus Terhadap Ancaman SuperFlu di Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat kewaspadaan menghadapi potensi penularan SuperFlu meski hingga sekarang belum ada laporan kasus di ibu kota.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat

SuperFlu, penyakit akibat virus influenza A (H3N2) subclade K, dikenal karena laju penularannya yang cepat di masyarakat.

Peningkatan Kewaspadaan Terhadap SuperFlu

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengungkapkan bahwa SuperFlu adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang disebabkan oleh virus Influenza Tipe A H3N2 subclade K.

“Disebut SuperFlu karena penyebarannya lebih cepat. Aktivitas penularannya secara global mulai meningkat sejak Agustus 2025, namun data WHO tidak menunjukkan peningkatan keparahan penyakit,” ujarnya.

Baca juga: Pecat Anggota Polri Terkait Kematian Ojol, Kompol Cosmas Kaju Gae Jadi Sorotan

Data dan Deteksi Dini untuk Menangkal Penyebaran

Menurut hasil Whole Genome Sequencing (WGS) yang dirilis Kementerian Kesehatan pada 1 Januari 2026, SuperFlu telah terdeteksi di delapan provinsi di Indonesia, tetapi DKI Jakarta hingga kini belum mencatatkan kasus.

Sebagai langkah antisipasi, Pemprov DKI Jakarta mengimplementasikan sistem kewaspadaan dini melalui pemantauan kasus Influenza-Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) di lima puskesmas tiap kota serta satu rumah sakit.

Strategi Antisipasi dan Edukasi Kesehatan Masyarakat

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menekankan pentingnya deteksi dini untuk mencegah kemungkinan penyebaran ISPA di wilayahnya.

“Kami memastikan deteksi dini berjalan untuk mencegah potensi penyebaran ISPA di Jakarta,” tegas Ani, yang berharap langkah ini akan meminimalkan dampak dari potensi penyebaran SuperFlu.

Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU