Persib Bandung akan bertemu Ratchaburi FC dari Thailand di babak 16 besar AFC Champions League Two. Pelatih Bojan Hodak menganggap hasil undian ini sebagai peluang meskipun tantangan besar menanti di depan.
Baca juga: Kunto Aji Kritik Status Selebriti di DPR: Semua Harus Akuntabel
Hodak optimis timnya mampu bersaing dalam laga ini, terlebih pertandingan leg kedua akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Dukungan dari federasi dan operator liga diharapkan mampu mempersiapkan tim secara optimal.
Strategi Persib Menghadapi Ratchaburi FC
Bojan Hodak menunjukkan keyakinan tinggi setelah undian mempertemukan Persib dengan Ratchaburi FC. "Saya lihat ini adalah tim yang bisa kami hadapi, tim yang bisa kami tantang," ujarnya, menegaskan kesiapan tim untuk bersaing.
Ia percaya bahwa keuntungan bermain di kandang sendiri pada leg kedua akan memberikan dorongan bagi pemain. "Jika stadion penuh, saya pernah katakan itu tentunya tidak akan mudah bagi lawan," tambahnya.
Hodak juga menyatakan bahwa timnya harus memaksimalkan setiap potensi yang ada untuk bisa melangkah lebih jauh dalam kompetisi ini, melihat hasil undian sebagai sesuatu yang positif.
Pertemuan ini bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi test case untuk kemampuan tim dalam bersaing di pentas internasional.
Tantangan Jadwal Padat di Kompetisi Domestik
Sementara itu, Hodak juga mencemaskan monopolisasi waktu dengan jadwal pertandingan di liga domestik. Dalam dua pekan mendatang, Persib harus menjalani tiga pertandingan yang berpotensi mengganggu persiapan di ACL Two.
Baca juga: Kerusuhan Pecah di Tamansari, Bandung: Detail Kejadian dan Tanggapan Kampus
"Sekarang kami fokus untuk menjadwal ulang pertandingan di liga, karena ada jadwal kami bertanding di tiga laga dalam dua pekan," ungkap Hodak.
Dia berharap adanya fleksibilitas dalam jadwal liga untuk mendukung tim, sehingga langkah mereka menuju babak selanjutnya tidak terhambat.
Koordinasi yang baik antara klub dan penyelenggara pertandingan diharapkan dapat memberikan ruang bagi tim untuk mempersiapkan diri lebih baik.
Perbandingan Tantangan antara Kompetisi Asia dan Eropa
Bojan Hodak menjelaskan bahwa terdapat perbedaan mencolok antara kompetisi di Asia dan Eropa, terutama dalam hal logistik perjalanan. "Di Eropa tidak terlalu lama melakukan perjalanan,. Asia itu sangat besar dan ini menjadi masalah utama," ujarnya.
Hodak menekankan bahwa di Eropa, waktu perjalanan antar kota atau negara lebih pendek, biasanya hanya berkisar satu hingga dua jam. "Perjalanan terjauh sekitar lima jam. Ini perbedaan yang besar," tambahnya.
Kesadaran akan tantangan ini menjadi penting untuk Persib, terutama ketika menyiapkan mental dan fisik pemain untuk perjalanan jauh yang harus dilakukan di tingkat internasional.
Hodak menganggap bahwa perbedaan ini berpotensi memengaruhi kinerja tim selama kompetisi.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: