Senin, 29 DESEMBER 2025 • 13:26 WIB

1.392 Personel Disiapkan untuk Amankan Aksi Buruh di Jakarta Pusat

Author

1.392 Personel Disiapkan untuk Amankan Aksi Buruh di Jakarta Pusat

Sebanyak 1.392 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa buruh yang menentang Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 di Jakarta Pusat hari ini.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa kehadiran aparat bertujuan memastikan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Detail Aksi Unjuk Rasa

Aksi ini diorganisir oleh Pengurus Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (Perda KSPI) dan didukung oleh berbagai elemen massa lainnya, berlangsung di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.

Selain itu, Komite Eksekutif Partai Buruh turut hadir dalam demonstrasi ini, yang menjadi salah satu upaya untuk menyuarakan tuntutan buruh terkait UMP.

Kapolres Susatyo juga menekankan pentingnya aksi yang damai, dengan mengingatkan, 'Kami juga mengimbau agar aksi dilakukan secara damai, tidak anarkis, tidak membakar ban bekas, tidak merusak fasilitas umum, serta tidak melawan petugas.'

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana

Tuntutan Buruh

Para buruh mengajukan beberapa tuntutan utama, di antaranya penolakan terhadap kenaikan UMP DKI Jakarta Tahun 2026 serta penerapan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) yang lebih layak.

Said Iqbal, Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, menjelaskan bahwa penolakan ini didasari oleh perbandingan biaya hidup di Jakarta dan daerah sekitarnya.

Ia mengungkapkan, 'Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi, menurutnya, tidak seharusnya memiliki biaya hidup yang lebih rendah daripada Jakarta.'

Pengaturan Lalu Lintas dan Dampak

Kapolres Susatyo menambahkan, 'Pengaturan arus lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan.'

Masyarakat yang beraktivitas di sekitar Monas diminta mencari jalur alternatif karena potensi kemacetan yang mungkin terjadi akibat aksi ini.

Rekayasa lalu lintas yang dilakukan bertujuan menjaga kelancaran arus di jalan utama, meski demonstrasi tetap berlangsung, demi keselamatan dan kenyamanan pengendara.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU