Senin, 29 DESEMBER 2025 • 12:06 WIB

Mengapa Risiko Cedera Meningkat seiring Bertambahnya Usia?

Author

Mengapa Risiko Cedera Meningkat seiring Bertambahnya Usia?

Seiring bertambahnya usia, tubuh manusia mengalami banyak perubahan yang mengakibatkan peningkatan risiko cedera. Penurunan elastisitas otot dan kepadatan tulang berkontribusi pada kondisi ini.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Keterbatasan aktivitas fisik juga menjadi faktor penting dalam rentannya tubuh terhadap cedera. Dengan memahami proses penuaan dan merawat kesehatan tubuh, risiko cedera di masa depan dapat diminimalkan.

Proses Penuaan dan Dampaknya terhadap Otot

Proses penuaan alami menyebabkan massa otot berkurang, yang dikenal dengan istilah sarcopenia. Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa dapat kehilangan sekitar 3-5% massa otot setiap dekade setelah usia 30 tahun.

Penurunan ini berdampak pada kekuatan dan daya tahan otot, sehingga meningkatkan kemungkinan cedera saat melakukan aktivitas harian. Hal ini menjelaskan mengapa banyak orang tua mengalami kesulitan beraktivitas secara fisik dan sering merasa nyeri.

Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan

Perubahan dalam Densitas Tulang

Seiring bertambahnya usia, kepadatan tulang juga mengalami penurunan akibat perubahan hormonal dan metabolisme. Osteoporosis menjadi kondisi umum yang memengaruhi banyak orang tua, menjadikan tulang lebih rapuh dan berisiko patah.

Data menunjukkan, satu dari tiga wanita di atas 50 tahun dan satu dari lima pria di usia yang sama berpotensi mengalami patah tulang akibat osteoporosis. Hal ini menekankan pentingnya menjaga kesehatan tulang melalui pola makan yang seimbang dan aktivitas fisik teratur.

Pengaruh Gaya Hidup dan Aktivitas Fisik

Gaya hidup yang kurang aktif turut berperan dalam meningkatnya risiko cedera pada individu usia lanjut. Tanpa latihan fisik yang memadai, otot dan tulang tidak mendapatkan stimulasi yang diperlukan untuk tetap kuat.

Meskipun sederhana, aktivitas fisik seperti berjalan sangat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Program latihan teratur dapat membantu mempertahankan fleksibilitas dan keseimbangan, yang merupakan dua faktor utama dalam pencegahan cedera.

Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU