Menggunakan mobil pribadi untuk liburan akhir tahun menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia. Namun, meningkatnya risiko kecelakaan akibat musim hujan memerlukan persiapan yang matang.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Bertemu Mahasiswa, Bahas Isu Tunjangan dan Investigasi
Kementerian Perhubungan mencatat bahwa sekitar 51,1 juta orang di Indonesia diperkirakan akan bepergian menggunakan mobil pribadi. Oleh karena itu, mengetahui tips berkendara yang aman sangat penting untuk mengurangi risiko di jalan.
Periksa Kondisi Ban
Sebelum memulai perjalanan, memeriksa tekanan angin ban adalah langkah awal yang perlu dilakukan. Tekanan ban harus sesuai dengan rekomendasi pabrikan untuk memastikan kinerja optimal.
Selain tekanan angin, periksa juga indikator TWI (Tire Wear Indicator) untuk memastikan alur ban masih layak digunakan. Ban yang retak, sobek, atau memiliki benjolan sebaiknya diganti agar tidak membahayakan keselamatan saat berkendara.
Jangan lupa untuk menyiapkan ban cadangan atau tire repair kit dalam perjalanan panjang. Melakukan spooring dan balancing secara berkala juga sangat disarankan untuk menjaga stabilitas laju kendaraan.
Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Waspada Saat Musim Hujan
Mengemudi melalui genangan air dapat berisiko tinggi, khususnya memicu hydroplaning. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman minimal tiga detik dengan kendaraan di depan.
Fungsi wiper sangat krusial saat hujan, sehingga pastikan wiper berfungsi optimal untuk menjaga visibilitas. Periksa juga cairan washer secara teratur untuk memastikan penglihatan yang jelas.
Mematuhi panduan keselamatan saat berkendara akan mengurangi kemungkinan kecelakaan di jalan dan membantu pengemudi tetap fokus meskipun kondisi cuaca memburuk.
Pastikan Kondisi Pengemudi dan Kombinasi Beban
Kondisi fisik pengemudi sangat berpengaruh pada keselamatan berkendara. Mengemudi dalam keadaan fit dan cukup istirahat menjadi hal yang esensial agar dapat fokus.
Jika merasa lelah, sangat disarankan untuk mencari tempat beristirahat demi menjaga keselamatan selama perjalanan. Menghindari kemacetan dengan merencanakan rute juga bisa membantu mengurangi kelelahan.
Perhatikan kapasitas angkut kendaraan dan sesuaikan tekanan angin apabila membawa muatan penuh. Memanage beban dengan baik akan memudahkan pengendaliannya dan mengurangi risiko kecelakaan.
Baca juga: Mengenal Finfluencer: Solusi Cerdas untuk Memahami Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: