Kuil Naksan di Yangyang, Provinsi Gangwon, Korea Selatan, meluncurkan inisiatif unik yang menghadirkan pengalaman spiritual jauh dari pengaruh gadget bagi anak-anak.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Bertemu Mahasiswa, Bahas Isu Tunjangan dan Investigasi
Program ini berlangsung selama tiga hari dengan larangan menggunakan alat teknologi untuk meningkatkan keterlibatan peserta dalam serangkaian aktivitas yang dirancang untuk memberi pengalaman mendalam.
Pengalaman Menginap di Kuil Naksan
Kuil Naksan memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengikutsertakan diri dalam sesi latihan olahraga musim dingin, meditasi, serta upacara minum teh. Kegiatan ini tidak hanya membangun keterampilan fisik tetapi juga memperkuat ketenangan jiwa.
Peserta program ini diharapkan dapat menjauh dari ketergantungan pada gadget. Mereka akan diajak untuk merenungkan pentingnya menjalin hubungan dengan diri sendiri dan lingkungan.
Sesi pertama program ini sudah dijadwalkan pada 26 Desember, dengan pendaftaran yang telah resmi dibuka bagi yang berminat. Kuil ini terkenal akan keindahan pemandangannya yang menghadap Laut Timur, menambah daya tarik unik pengalaman ini.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Rekor Baru Liverpool dan Pergerakan Tim Lain
Program Serupa di Kuil Lain di Korea Selatan
Tidak hanya Kuil Naksan, Kuil Naeso di Buan, Provinsi Jeolla Utara, juga menawarkan program serupa yang berlangsung selama tiga malam. Dalam program ini, anak-anak diajari hanja melalui delapan lokakarya yang dipadukan dengan praktik seni, meditasi, dan yoga.
Kuil Beopju di Boeun, Provinsi Chungcheong Utara, menjadi salah satu kuil lain yang juga menyelenggarakan program fokus pada meditasi Zen. Di sini, anak-anak dipersilakan untuk menikmati aktivitas luar ruangan seperti seluncur salju serta perburuan harta karun yang menarik.
Keberadaan program-program ini mencerminkan upaya kuil untuk menarik perhatian generasi muda, yang semakin terpapar pada teknologi dan membutuhkan alternatif untuk pengalaman belajar yang lebih mendalam.
Menyambut Generasi Muda di Kuil
Kuil Baekyang di Jangseong, Provinsi Jeolla Selatan, juga menawarkan program menginap selama dua hari untuk anak-anak. Dalam program ini, mereka akan belajar tentang budaya dan tradisi nasional melalui kegiatan meditasi dan api unggun.
Kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkaya pengetahuan anak-anak tentang nilai-nilai spiritual dan budaya Korea, sehingga mereka bisa menghargai warisan leluhur.
Banyak kuil kini bahkan menyediakan program dalam bahasa Inggris, memperluas jangkauan akses bagi turis asing yang ingin berinteraksi secara langsung dengan budaya Korea yang kaya dan mendalam.
Baca juga: Mengenal Finfluencer: Solusi Cerdas untuk Memahami Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: