Senin, 22 DESEMBER 2025 • 15:15 WIB

Mengapa Penerbangan di Atas Ka'bah Dihindari?

Author

Mengapa Penerbangan di Atas Ka'bah Dihindari?

Wilayah udara di atas Makkah ditetapkan sebagai zona larangan penerbangan dengan tujuan menghormati kesucian Masjidil Haram. Pembatasan ini bukan hanya untuk melindungi tempat ibadah, tetapi juga untuk menjaga ketenangan jamaah yang sedang berkunjung.

Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji

Banyak yang meyakini bahwa pesawat tidak diperkenankan terbang di atas Ka'bah karena adanya medan magnet yang kuat. Namun, klaim ini sudah dibantah oleh para ahli dan tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat.

Aturan Penerbangan di Atas Makkah

Zona udara di atas Makkah termasuk area yang sangat diatur oleh Otoritas Penerbangan Arab Saudi. Larangan ini dilaksanakan untuk menjalankan penghormatan terhadap Masjidil Haram dan memberikan ketenangan bagi umat yang beribadah.

Otoritas menyatakan, 'tidak ada orang yang boleh mengoperasikan pesawat terbang di atas atau di sekitar area mana pun yang akan dikunjungi atau dilalui oleh penjaga dua masjid suci'. Ini menunjukkan bahwa setiap kebijakan yang diambil memiliki pertimbangan khusus demi keselamatan dan ketenteraman bersama.

Baca juga: Kunto Aji Kritik Status Selebriti di DPR: Semua Harus Akuntabel

Penjelasan Ilmiah tentang Medan Magnet

Narasi tentang medan magnet yang kuat di Makkah sebagai penyebab pesawat dilarang terbang telah beredar luas, namun hal ini tidak didukung oleh fakta ilmiah. Julien Aubert, peneliti senior di Institute of Physics of the Globe of Paris, menyatakan bahwa, 'medan magnet Bumi berasal dari inti fluida di pusatnya, dan lokasi tersebut bukan di atas Makkah'.

Meskipun terdapat anomali magnet di beberapa daerah, ini tidak berarti bahwa penerbangan terhalang oleh kondisi tersebut. Para ilmuwan sepakat bahwa medan magnet tidak menjadi penghalang bagi operasional penerbangan di wilayah ini.

Pengecualian dan Kebijakan Penerbangan

Meskipun ada larangan yang ketat, terdapat beberapa pengecualian bagi helikopter untuk melintas di atas Makkah, terutama untuk tujuan keamanan. Pihak berwenang biasanya memberikan izin untuk pemantauan demi memastikan keselamatan jamaah selama mereka melaksanakan ibadah haji.

Berdasarkan laporan GACA, helikopter diperbolehkan terbang di atas wilayah ini asalkan operasi tersebut tidak mengganggu ibadah dan kegiatan lain yang berlangsung di Masjidil Haram, menunjukkan pentingnya keseimbangan antara kebutuhan keamanan dan penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU