Timnas Futsal Indonesia berhasil meraih medali emas pada SEA Games 2025 setelah mengalahkan Thailand dengan skor 6-1 di Nonthaburi Sports Complex Gymnasium, Thailand, pada Jumat malam.
Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Kemenangan ini tidak hanya menambah koleksi medali emas Indonesia, tetapi juga menegaskan dominasi timnas futsal di kawasan Asia Tenggara.
Serangan Awal Timnas Futsal
Pertandingan dimulai sengit, di mana Timnas Futsal Indonesia langsung mengancam pertahanan Thailand. Samuel Eko, setelah melakukan penetrasi di kotak penalti, dijegal oleh pemain lawan dan mengakibatkan hadiah penalti untuk Indonesia.
Firman Adriansyah, sebagai eksekutor, tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Tembakan kerasnya ke sudut kanan gawang berhasil menggetarkan jala gawang Thailand pada menit ke-12.
Baca juga: Tips Menciptakan Kamar Kecil yang Cozy dan Nyaman
Memperbesar Keunggulan
Setelah mencetak gol pertama, Timnas Futsal Indonesia menunjukkan dominasinya. Lima menit setelah gol pertama, Syaudi Saud melepaskan tembakan keras yang kembali membobol gawang Thailand, menjadikan skor 2-0 pada menit ke-17.
Keunggulan Indonesia semakin menguat pada menit ke-23. Samuel Eko mencetak gol setelah memanfaatkan kick in Ardiansyah Nur, yang menempatkan Indonesia dalam posisi nyaman dengan skor 3-0.
Strategi Thailand dan Akhir Pertandingan
Menghadapi kekalahan, Thailand menerapkan strategi power play untuk mengejar ketertinggalan. Namun, strategi ini justru berujung petaka, ketika Dewa Rizki berhasil merebut bola dan mencetak gol ke gawang kosong pada menit ke-29.
Di menit-menit akhir, Thailand sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Krit Aransanyalak, menjadi 1-5. Namun, Ardiansyah Nur kembali tampil cemerlang dengan mencetak gol keduanya dari tengah lapangan, menjadikan skor akhir 6-1 untuk kemenangan Indonesia.
Baca juga: Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: